Suaranusantara.com – Raja Charles III Britania Raya, yang baru-baru ini didiagnosis menderita kanker, mendapat dukungan dari istri dan rakyatnya.
Ratu Camilla, yang menemani suaminya menjalani pengobatan, mengatakan bahwa Raja Charles III dalam kondisi baik dan sangat terharu dengan pesan-pesan yang dikirimkan oleh publik.
Ratu Camilla mengungkapkan hal ini saat menghadiri sebuah acara di Katedral Salisbury, pada Kamis (8/2/2024).
Ini adalah penampilan publik pertamanya sejak Istana Buckingham mengumumkan diagnosis kanker Raja Charles III pada Senin (5/2/2024) malam.
“Beliau baik-baik saja dalam situasi ini,” kata Ratu Camilla, seperti dikutip dari Sky News.
“Dia sangat tersentuh dengan semua surat dan pesan yang telah dikirim oleh publik. Itu sangat menggembirakan.”
Raja Charles III, yang berusia 75 tahun, masih melanjutkan pengobatan kankernya sebagai pasien rawat jalan. Jenis kanker yang dideritanya belum diungkapkan oleh Istana Buckingham.
Raja Charles III kembali ke rumahnya di Sandringham, Norfolk, pada Selasa (6/2/2024) setelah bertemu dengan putranya, Pangeran Harry, yang datang dari California untuk menjenguknya.
Pangeran Harry hanya menghabiskan waktu sekitar 45 menit bersama ayahnya di Clarence House, London, sebelum kembali ke Amerika Serikat.
Raja Charles III menunda semua tugas publiknya sementara ia fokus pada pengobatannya. Putra mahkotanya, Pangeran William, akan mewakilinya dalam beberapa acara kerajaan.
Raja Charles III tidak memiliki jadwal penampilan publik dalam waktu dekat.
Raja Charles III naik takhta pada Maret 2023, setelah ibunya, Ratu Elizabeth II, mangkat pada usia 95 tahun. Raja Charles III adalah raja tertua yang naik takhta dalam sejarah Britania Raya.


















Discussion about this post