Suaranusantara.com – Wakil Ketua DPR RI Muhaimin Iskandar atau Cak Imin menilai pemotongan gaji hingga 3 persen untuk program tabungan perumahan rakyat (tapera) cukup memberatkan masyarakat.
Terlebih, kata Cak Imin kondisi ekonomi Indonesia saat ini sangat tidak mendukung.
“Ya kalau nuansa ekonomi kita hari ini, memang keberatan,” ujar Cak Imin.
Oleh karena itu, kata Cak Imin DPR RI berencana memanggil sejumlah pihak terkait tapera ini.
Adapun tujuan pemanggilan itu, untuk mengevaluasi kebijakan tersebut.
“(Panggil) pihak dari pelaksanaan itu sehingga jangan memberatkan apalagi di sana ketidakberdaayaan ekonomi kita. Oleh karena itu, kita harus evaluasi dan tidak membuat beban baru,” kata Cak Imin.


















Discussion about this post