Suaranusantara.com- Kahar Muzakir kembali duduk di kursi DPR RI untuk periode 2024-2029, menjadikannya sebagai salah satu anggota yang paling senior dan berpengalaman di parlemen.
Sebagai tokoh Partai Golkar, ia telah berkarier sejak lama, dimulai dari HMI Yogyakarta hingga kini kembali dipercaya sebagai wakil rakyat untuk daerah Sumatera Selatan I.
Kahar lahir pada 10 Desember 1946, menjadikannya anggota DPR paling tua yang masih aktif. Ia menyelesaikan pendidikan S1 di IKIP Yogyakarta, yang kini dikenal sebagai Universitas Negeri Yogyakarta, dengan jurusan Teknik Mesin.
Baca Juga:Â Menilik Kembali Wewenang dan Fungsi MPR RI, Kini Diketuai oleh Ahmad Muzani
Karier politiknya dimulai ketika ia bergabung dengan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Yogyakarta pada tahun 1967 hingga 1974. Setelah itu, ia aktif di DPD AMPI Sumatera Selatan dan kemudian menjabat sebagai Wakil Ketua DPD Partai Golkar Sumsel.
Pada tahun 2015, menjelang sidang kasus etik terkait PT. Freeport Indonesia, Kahar ditunjuk oleh Fraksi Golkar untuk menjadi anggota Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD).
Baca Juga:Â Blokir Kegiatan XFA AI, Satgas PASTI: Ingatkan Masyarakat Waspada Terhadap Investasi Ilegal
Setahun kemudian, pada Januari 2016, ia dilantik menjadi Ketua Badan Anggaran DPR-RI. Kahar juga sempat menjadi anggota Komisi X yang menangani bidang pendidikan, kebudayaan, pariwisata, ekonomi kreatif, dan olahraga. Mulai 29 Mei 2017, Kahar pindah ke Komisi III yang membidangi hukum, HAM, dan keamanan.


















Discussion about this post