Suaranusantara.com- Saat ini Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dihebohkan dengan munculnya empat nama yang bakal menjadi kandidat ketua umum (ketum) partai berlambang Ka’bah itu.
Mengetahui adanya empat nama yang mencuat bakal menjadi kandidat ketum partai, juru bicara (jubir) PPP, Usman Muhammad Tokan mengaku kaget.
Usman kaget dan heran mengapa bisa muncul isu adanya empat nama yang bakal dijadikan calon ketua umum (caketum) PPP.
Sebab, saat Musyarawarah Kerja Nasional (Mukernas) II PPP, sama sekali tidak membahas soal caketum.
Munculnya empat nama itu seakan-akan tidak memahami konsep penetapan caketum PPP.
“Hasil Mukernas tidak membahas calon ketua umum, tetapi beredar di luar ada beberapa nama, bahkan nama itu bukan kader PPP, ini seakan-akan tidak memahami mekanisme menetapan calon ketua umum,” kata Usman saat dihubungi, Senin 16 Desember 2024.
Kata Usman, dalam Mukernas II, PPP hanya membahas berbagai program kerja untuk membangun masa depan partai, seperti pelaksanaan Muktamar.
“Termasuk di dalamnya berbicara tentang waktu dan tempat penyelenggaraan Muktamar, yang penting setelah Idulfitri yang nanti dibahas kembali atau diserahkan ke DPP PPP untuk memutuskannya,” kata Usman.
“Jadi sama sekali tidak membahas siapa-siapa calon ketua umum,” kata Usman.
Sebelummya, Plt Ketua Umum PPP, Muhamad Mardiono membuka Mukernas PPP.
Mardiono dalam sambutannya mengatakan Mukernasdigelar sekaligus mengevaluasi kinerja sekaligus pemilihan Ketum PPP.
“Mukernas ini adalah nanti bagaimana menentukan itu dan bagaimana mempersiapkan diri juga pemikiran baru untuk nanti menciptakan sebuah invokasis dalam anggaran dasar dan anggaran rumah tangga itu mungkin dipersiapkan sejak dini,” kata Mardiono di Hotel Mercure, Ancol, Jumat 13 Desember 2024.
Selain melakukan evaluasi kinerja, Mukernas akan sekaligus menyusun rencana dilaksanakannya Muktamar bersama dengan lokasi.
Ia berharap Muktamar bisa dilaksanakan dengan sukses, sebab akan diikuti sebanyak 2000 orang.
“Tentu pada hal ini mengagendakan pertama waktu Muktamar, kedua adalah tempat lokasi untuk terselenggaranya Muktamar. Karena tentu Muktamar memerlukan hotel yang cukup, karena nanti pesertanya itu mungkin bisa 2.000 orang,” katanya.
Terkait pencalonan Ketum PPP, Mardiono meminta agar proses diikuti sebaik mungkin. Ia berharap proses itu dilakukan dengan mengedepankan etika.
“Silakan siapa yang ingin mencalonkan kelak menjadi Ketua Umum (di Muktamar), kelak menjadi pengurus dan lain sebagainya mari kita bermodalkan dengan etika-etika ke-Indonesiaan,” katanya.


















Discussion about this post