Suaranusantara.com – Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Kevin Wu mendesak Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk bertindak tegas terkait temuan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) bahwa ada lebih dari 15 ribu warga Jakarta penerima bantuan sosial (bansos) bermain judi online (judol).
“Kami prihatin dengan banyaknya jumlah warga Jakarta yang bermain judol. Padahal, tidak sedikit merupakan penerima bansos. Pemprov DKI harus bertindak tegas untuk menanggapi serta mengatasi permasalahan ini,” kata Kevin Wu dalam keterangannya, Senin (28/7/2025).
Kevin menilai, warga penerima bansos yang bermain judol telah merugikan dirinya sendiri dan tidak sensitif terhadap perasaan orang lainnya.
Menurut dia, harusnya bansos digunakan untuk membantu kehidupan warga yang mengalami kesulitan ekonomi.
“Bansos diberikan untuk membantu warga Jakarta yang membutuhkan. Seharusnya, bansos ini tidak disalahgunakan apalagi untuk bermain judi online,” ujarnya.
“Ini merupakan tindakan tidak sensitif yang bukan hanya merugikan diri sendiri. Sikap itu juga menciderai perasaan banyak orang yang kini membutuhkan bansos untuk memenuhi berbagai kebutuhannya,” tambah Kevin Wu.
Maka dari itu, Kevin Wu mendesak Pemprov DKI Jakarta untuk mendata para penerima bansos yang bermain judol.
Ia meminta agar para pelaku ditarik bantuannya supaya mendapatkann efek jera dari perbuatannya.
“Pertama, Pemprov DKI harus mendata siapa saja penerima bansos yang bermain judol. Para pelaku judol yang menggunakan dana bansos harus menerima konsekuensi yang seharusnya. Bansos untuk orang-orang seperti itu harus dihentikan. Mungkin, bansosnya bisa kembali diberikan jika para pelaku judol itu sudah menyadari dan menyesali perbuatannya,” ucapnya.
“Tidak hanya itu, mereka juga harus berjanji tidak mengulangi perbuatannya. Kendati demikianpun, para mantan pelaku juga harus diawasi terus-menerus, jaga-jaga mereka mengulangi perbuatannya di kemudian hari,” lanjut Kevin Wu.


















Discussion about this post