Kota Tangerang – Jajaran anggota Komisi V DPR RI melakukan pengecekan kesiapan arus mudik Idul Fitri 1439 H di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Kamis (7/6/2018). Pengecekan tersebut didampingi oleh Direktur Utama PT Angkasa Pura II, M. Awalludin dan Executive General Manager Bandara Soekarno Hatta, M. Suriawan Wakan.
Dalam pengecekan tersebut, Wakil Ketua Komisi V, Sigit Sosiantomo menyinggung permasalahan kemacetan yang terjadi di kawasan Bandara Soekarno Hatta. Kemacetan tersebut, disebut Sigit lantaran adanya pintu pembayaran meski hanya untuk drop off.
“Saat ini kan akan mengahadapi arus mudik, saya lihat terminal satu sangat macet, karena adanya pemberlakuan pembayaran bagi kendaraan yang masuk ke terminal satu. Padahal, mereka hanya melakukan drop bukan parkir. Tapi, dalam satu bandara yang sama, saya lihat pembayaran tiket itu tidak diterapkan pada terminal dua dan tiga, kenapa ini penangannya beda? Harusnya disamakan untuk menghindari antrian panjangan dan kemacetan,” ujarnya.
Ia meminta PT Angkasa Pura II sebagai pengelola, dalam waktu cepat dapat segera melakukan penanganan cepat terkait dengan aturan yang berbeda dalam satu bandara tersebut.
“Ini jangan sampai menghambat arus mudik dan balik lebaran nanti, karena macet saja. Harusnya kalau kendaraan yang drop tidak perlu dikenakan biaya, jangan disamakan dengan yang parkir,” ujarnya.
Menanggapi hal tersebut, Direktur Utama PT. Angkasa Pura II, Muhamad Awaluddin mengatakan, dalam waktu dekat pihaknya akan melakukan evaluasi akan aturan pembayaran pada terminal satu.
“Kalau terminal dua dan tiga sudah tidak ada pembayaran masuk kendaraan untuk yang melakukan drop, karena sudah dua level dengan keberangkatan diatas dan keberangkatan dibawah. Sementara, kalau terminal satu masih satu level dimana kedatangan dan keberangkatan masih dalam satu jalur, maka dari itu masih berbayar tapi, akan kita evaluasi,” terangnya. (akim/nji)

















