Kota Tangerang – Wali Kota Tangerang H. Arief R. Wismansyah menjadi narasumber pada acara Focus Group Discussion (FGD) penyusunan grand design pembangunan ASN 2020 – 2024 dengan tema capaian dan tantangan pengelolaan ASN.
Dalam paparannya, Arief menyampaikan tentang hasil riset yang dilakukannya di kota Tangerang.
“Mungkin di tempat lain juga banyak masyarakat yang tidak tahu kalo di pemerintahan itu ada namanya BKN atau BKPSDM,” ujarnya.
Wali Kota juga membahas tentang persoalan SDM yang menjadi masalah umum tidak hanya di lingkup pemda bahkan juga di lingkup Kementerian.
Arief mengungkapkan jumlah pegawai PNS yang ada dirasa belum mencukupi kebutuhan pembangunan dan proses pelayanan kepada masyarakat.
“Dari sisi hard skill sudah mumpuni tapi kurang didukung dengan soft skill pegawai di tiap – tiap OPD,” jelas Arief.
Mengatasi permasalahan tersebut, pemkot Tangerang gencar melakukan pembinaan kepada pegawai mulai dari esselon IV hingga II melalui program Monday Executive Sharing Session (MESS).
“Setiap Senin setelah apel para pejabat diberikan edukasi tentang manajerial dengan narasumber yang berbeda – beda. Karena kami tahu kelemahan kami di bidang manajerial, jadi kami siapkan pembinaan setiap minggunya,” papar Wali Kota.
Selain itu untuk menuju program birokrasi yang mudah dan cepat, Arief juga menyampaikan tentang program paperless yang tengah dilakukan oleh pemkot Tangerang namun masih memerlukan regulasi yang tetap dari pemerintah pusat.
“Visi kami di pemkot Tangerang, tahun 2020 pelayanan di kota harus 100% paperless,” tukas Arief. (akim/nji)

















