Kota Tangerang – Fidal Ramos alias Ramos (27) harus menahan sakit lantaran tertembus peluru panas anggota Satreskrim Polres Metro Tangerang Kota di kaki kanannya.
Pasalnya, Ramos berusaha kabur saat hendak ditangkap karena melakukan pencurian dengan pemberatan di SMPN 1 Pakuhaji, Kabupaten Tangerang.
Kepala Satuan Resor Kriminal Polres Metro Tangerang Kota, AKBP Dedy Supriyadi mengatakan, Ramos ditangkap berdasarkan adanya rekaman CCTV yang viral di media sosial saat beraksi melakukan pencurian di SMPN 1 Pakuhaji bersama rekannya yang saat ini masih DPO, Joni Iskandar.
“Rekaman CCTV itu beredar di media sosial dan diketahui oleh salah satu anggota kami, sehingga langsung dilakukan penyelidikan,” ujarnya, Jum’at (21/12/2018).
Dedy mengatakan, saat dilakukan penyelidikan, pihaknya berhasil mengidentifikasi salah satu pelaku yakni Ramos yang diketahui merupakan warga Kelurahan Babakan, Kota Tangerang.
“Kita lakukan penangkapan di rumahnya di daerah Babakan Kota Tangerang, selanjutnya dari keterangan tersangka Ramos, ia sudah menjual hasil pencurian kepada tersangka Iwan,” ujarnya.
Petugas pun lantas menangkap Iwan di rumahnya di wilayah Cibinong, Bogor dan menemukan barang bukti berupa laptop dan handphone berbagai jenis.
“Kita tangkap di wilayah Cibinong, Bogor dan memang ditemukan barang bukti,” singkatnya.
Dedy mengatakan, saat melakukan pencurian, Ramos dibantu oleh pelaku lain yakni Joni Iskandar yang diketahui berada di Lampung dan sedang dilakukan pengejaran.
Joni merupakan pengalih perhatian saat Ramos tengah melakukan pencurian di dalam kantor Tata usaha di sekolah yang menjadi target.
“Jadi Joni ini mengajak ngobrol penjaga sekolah saat Ramos sedang melakukan aksi pencurian, biasanya dilakukan saat jam-jam sekolah atau sekolah sedang sibuk,” ungkapnya.
Dari keterangan para pelaku, lanjut Dedy, para tersangka telah melakukan pencurian di tiga sekolah yang ada di Kota Tangerang. Seluruhnya membawa barang seperti laptop dan handphone.
“Sejauh ini mereka mengaku telah melakukan di tiga lokasi, namun kita juga terus lakukan penyelidikan di TKP lain dan melakukan pengejaran terhadap Joni Iskandar yang masih DPO,” tandasnya. (aul/nji)


















Discussion about this post