Kabupaten Tangerang – Berbagai informasi semakin masif beredar di media sosial (medsos) jelang Pemilu 2019. Tak terkecuali informasi bohong alias hoaks yang juga kencang beredar.
“Tahun politik menjadi hal yang sangat menghawatirkan bagi kita semua, di mana peredaran informasi sudah sedimikian masif. Ironinya sensor informasi justru diletakkan pada pengguna medsos itu sendiri,” kata Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar, Senin (2/4/2019).
Zaki berpesan kepada buruh, jelang Pemilu harus lebih teliti menerima setiap informasi. Kata dia, hoaks merupakan salah satu kampanye hitam yang tidak boleh berkembang di Kabupaten Tangerang.
“Hoaks yang beredar sudah susah dibedakan, saya minta buruh ikut membasmi peredarannya,” ujarnya.
Selain hoaks, medsos juga diramaikan dengan komentar-komentar yang justru memperkeruh keadaan.
“Saya berharap buruh bisa menjadi agen dalam masalah ini, supaya bisa menyampaikan kepada masyarakat agar bijak menggunakan medsos,” imbaunya.
Menurutnya, nyinyiran sudah sangat tendensius dan tak jarang menyerang personaliti pemilik akun.
“Bijaksanalah dalam membuat komentar sehingga tidak melahirkan provokasi baru. Ini yang sangat kita sesalkan,” pungkas Zaki.(don/and)


















Discussion about this post