Suaransusantara.com- Model konser hybrid yang dijalankan PT Folago Global Nusantara Tbk (IRSX) mulai menunjukkan hasil nyata. Melalui anak usaha Folago Pro, perseroan meraih pendapatan miliaran rupiah dari konser Brian McKnight yang digelar di Balai Sarbini dan disiarkan secara digital.
Konser tersebut mencatatkan kehadiran lebih dari 1.300 penonton offline dan menjangkau puluhan ribu penonton daring melalui TikTok LIVE. Total audiens digital tercatat mencapai sekitar 48.000 orang, membuka peluang monetisasi tambahan di luar penjualan tiket fisik, termasuk tiket digital berbayar dan eksposur sponsor.
Capaian ini menjadi sorotan investor karena menunjukkan transformasi event hiburan menjadi produk pendapatan yang dapat diperbesar skalanya. Dengan pendekatan hybrid, IRSX tidak lagi sepenuhnya bergantung pada kapasitas lokasi, sekaligus mempercepat titik impas melalui volume penonton digital.
Dari sisi operasional, Folago Pro memosisikan konser sebagai pipeline bisnis jangka panjang. Integrasi antara offline dan online memungkinkan harga tiket digital lebih terjangkau, memperluas basis penonton secara nasional, serta meningkatkan daya tarik sponsor berkat eksposur lintas platform.
Sebagai kelanjutan strategi tersebut, perseroan telah mengamankan agenda konser internasional berikutnya dengan menghadirkan Westlife di Surabaya pada 8 Februari 2026. Langkah ini memperkuat sinyal bahwa IRSX tengah membangun kalender konser internasional yang berkesinambungan.
Direktur Utama Folago, Subioto Jingga menegaskan keberhasilan konser Brian McKnight menjadi pembuktian efektivitas strategi hybrid. Perusahaan berencana memperluas skala konser, meningkatkan kualitas produksi, serta memperdalam kolaborasi dengan mitra sponsor dan platform digital.
“Kami membuktikan konser internasional dapat dimonetisasi secara efektif melalui model hybrid. Ke depan, kami akan memperluas skala dan konsistensi konser dengan peningkatan kualitas produksi, distribusi digital, serta kolaborasi sponsor,” ujarnya.
Dengan fokus pada inovasi tiket digital dan live streaming, IRSX membidik terciptanya pendapatan berulang. Apabila format konser hybrid ini terus direplikasi secara konsisten, pasar menilai sektor hiburan berpotensi menjadi kontributor signifikan bagi pertumbuhan pendapatan perseroan ke depan.


















Discussion about this post