Suara Nusantara
Advertisement
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
Home Entertainment

Ibas Ajak Seniman Perkuat Karakter Bangsa: Seni Budaya Fondasi Keberadaban dan Ketahanan Nasional

snc4 by snc4
17 December 2025
in Entertainment
Reading Time: 3 mins read
A A
Wakil Ketua MPR RI, Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas), berdialog langsung dengan para seniman dan pegiat budaya Kabupaten Ngawi

Wakil Ketua MPR RI, Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas), berdialog langsung dengan para seniman dan pegiat budaya Kabupaten Ngawi

1
SHARES
12
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Suaranusantara.com – Wakil Ketua MPR RI, Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas), berdialog langsung dengan para seniman dan pegiat budaya Kabupaten Ngawi dalam kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI yang dirangkai dengan masa reses DPR RI, bertajuk “Ngawi Berkarya, Kuatkan Seni Budaya Nusantara.”

Pertemuan yang berlangsung hangat dan penuh semangat tersebut menjadi ruang silaturahmi kebangsaan sekaligus wadah menyerap aspirasi komunitas seni sebagai bagian penting pembangunan karakter bangsa.

Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR RI itu menegaskan bahwa kekuatan Indonesia tidak hanya bersumber dari kekayaan alam dan ekonomi, tetapi juga dari seni dan budaya yang hidup di tengah masyarakat.

BACAJUGA

Ibas Terima KWP Awards 2026: Apresiasi Untuk Komitmen Kesejahteraan Rakyat Dan Penguatan Ekonomi Desa

Ibas: Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI Jadi Ruang Belajar Membentuk Generasi Cerdas, Berkarakter dan Berbudaya

Menurutnya, mencintai budaya tidak cukup hanya dengan mewarisi, tetapi harus diwujudkan dengan mementaskan, mempromosikan, dan terus berinovasi agar seni mampu menyambung masa lalu, masa kini, dan masa depan bangsa.

“Budaya adalah jembatan peradaban. Kalau kita rawat, kita tampilkan, dan kita kembangkan dengan kreativitas, maka identitas bangsa akan tetap hidup dan relevan sepanjang zaman,” tutur Ibas.

Ia menambahkan, Indonesia patut bersyukur karena memiliki warisan budaya yang telah diakui dunia.

Berbagai Warisan Budaya Tak Benda UNESCO seperti batik, gamelan, wayang kulit, kebaya, Reog Ponorogo, Tari Saman, pencak silat, angklung, dan ragam tradisi lainnya menjadi bukti bahwa seni budaya Nusantara memiliki nilai universal.

“Ini adalah modal besar bangsa. Tugas kita adalah menjaga, menghidupkan, dan mengembangkannya agar tidak berhenti sebagai arsip sejarah, tetapi terus tumbuh sebagai sumber inspirasi dan kesejahteraan,” ujar Anggota Dapil Jawa Timur VII tersebut.

Dalam konteks Ngawi, Ibas menyampaikan optimisme bahwa daerah ini memiliki potensi besar untuk melahirkan seniman-seniman berprestasi.

Ia menyebut sejumlah figur yang dapat menjadi inspirasi dan harapan keberhasilan bagi generasi muda Ngawi, seperti Alm. Didi Kempot, maestro campursari yang karyanya mendunia; Alm. Mamiek Prakoso, pelawak grup legendaris Srimulat; Denny Caknan, musisi muda yang berhasil mengangkat musik Jawa ke panggung nasional; Tedja Suminar, seniman teater dan sastra yang konsisten menghidupkan dunia seni pertunjukan.

“Mereka adalah bukti bahwa dengan ketekunan, karakter, dan keberanian berkreasi, seniman daerah bisa berdiri sejajar di level nasional bahkan internasional,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Ibas juga mengapresiasi dan menguatkan semangat jargon “Ngawi RAMAH” sebagai identitas dan arah pembangunan daerah. Menurutnya, nilai Rapi, Aman, Maju, Adil, dan Harmonis bukan sekadar slogan, melainkan cerminan karakter masyarakat Ngawi yang harus terus dirawat melalui perilaku, kebijakan, dan karya nyata.

Ia menilai semangat RAMAH sejalan dengan pembangunan karakter bangsa—menciptakan suasana yang nyaman, inklusif, dan saling menghargai bagi seluruh warga.

Dukungan terhadap jargon ini juga tercermin dalam berbagai slogan daerah seperti “Negeri Ngawi Ramah” dan “Ngawi Makin Top Markotop” yang menunjukkan optimisme, kebersamaan, serta inovasi kolektif untuk mewujudkan Ngawi yang semakin maju, berdaya saing, dan harmonis di tengah keberagaman.

Edhie Baskoro menegaskan bahwa pelestarian budaya tidak bisa berjalan sendiri, melainkan membutuhkan ekosistem yang kuat dan kolaboratif.

Selain sinergi antara pemerintah pusat, daerah, komunitas, dan generasi muda, ia menekankan peran penting kementerian sebagai penunjang utama, yakni Kementerian Ekonomi Kreatif—yang membina pengembangan 16 subsektor ekonomi kreatif—Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi RI dalam pelestarian, pendidikan, dan penguatan kebudayaan nasional, Kementerian Koperasi dan UMKM dalam penguatan usaha, permodalan, serta keberlanjutan pelaku seni dan budaya, serta Kementerian Pariwisata yang berperan mempromosikan seni budaya sebagai daya tarik wisata dan penggerak ekonomi daerah.

“Kolaborasi inilah yang akan membuat seni budaya tidak hanya lestari, tetapi juga berdaya secara ekonomi,” jelasnya.

Lebih lanjut, Edhie Baskoro menyoroti pentingnya ruang berekspresi yang memadai bagi para seniman.

Ia mendorong agar ke depan tersedia ruang seni yang representatif, mulai dari tingkat kabupaten hingga desa, sesuai dengan kebutuhan dan potensi lokal.

“Idealnya setiap kabupaten punya ruang seni, setiap kecamatan dan desa memiliki tempat berekspresi. Di situlah kreativitas tumbuh dan peradaban dijaga agar tidak terputus,” tegasnya.

Menyesuaikan dengan perkembangan zaman, lulusan S2 Nanyang Technological University tersebut juga mengajak seniman Ngawi untuk adaptif dan memanfaatkan teknologi digital.

Menurutnya, platform digital dan media sosial dapat menjadi etalase global bagi karya-karya lokal.

“Lewat YouTube, Instagram, dan platform digital lainnya, seni Ngawi bisa ditonton dunia—dari Asia hingga Eropa. Ini cara yang murah, mudah, dan berdampak besar,” ujarnya.

Dalam sesi dialog, Ketua Taruna Budaya Ngawi, Wahyu Yoga Ari Respati, menyampaikan aspirasi para seniman tradisional yang masih kekurangan ruang berekspresi dan sarana pendukung, termasuk peralatan musik seperti gamelan.

Menanggapi hal tersebut, Ibas menyatakan komitmen untuk memperjuangkan dukungan konkret.

“Jika memang dibutuhkan peralatan musik seperti gamelan, bisa kita dukung. Insya Allah kami bersama Partai Demokrat akan perjuangkan agar seni budaya Ngawi terus hidup dan berkembang,” ungkap Anggota Dewan Penasihat KADIN ini.

Menutup kegiatan, lulusan S3 IPB University ini memberikan pesan kepada para seniman dan generasi muda Ngawi untuk terus berkarya, belajar, dan berkontribusi bagi bangsa.

Ia menegaskan bahwa seni budaya adalah fondasi karakter nasional yang harus berjalan seiring dengan pendidikan dan inovasi.

Acara Sosialisasi Empat Pilar ini kemudian ditutup dengan sesi foto bersama serta komitmen para seniman untuk menjadi duta-duta Pancasila di lingkungannya masing-masing, menjaga kerukunan, dan terus berprestasi demi kemajuan Ngawi dan Indonesia.

Kegiatan ini dihadiri oleh Anggota DPRD Kabupaten Ngawi dari Partai Demokrat Haris Agus Susilo, Camat Ngawi Arin, Ketua Taruna Budaya Ngawi Wahyu Yoga Ari Respati, serta para seniman dan seniwati dari berbagai komunitas seni di Kabupaten Ngawi.

Tags: BudayaIbasNgawiSeniman
ADVERTISEMENT

BERITA Lainnya

Angel Pieters secara resmi merilis single terbarunya "Garis Tangan" di Jakarta pada Selasa, 14 April 2026 (suaranusantara.com)
Entertainment

Angel Pieters Rilis ‘Garis Tangan’ Single Terbaru, Tentang Keikhlasan Melepas Seseorang 

by SNC 9
15 April 2026

Suaranusantara.com - Angel Pieters hari ini secara resmi merilis...

Rapi Films Rilis gelar Prescon dan Trailer 'Yang Lain Boleh Hilang, Asal Kau Jangan' di Plaza Senayan pada Senin, 13 April 2026 (suaranusantara.com)
Entertainment

Rapi Films Rilis Trailer dan Poster ‘Yang Lain Boleh Hilang, Asal Kau Jangan’ Mulai 13 Mei 2026

by SNC 9
15 April 2026

Suaranusantara.com - Menyusul kesuksesan luar biasa dari Tunggu Aku...

Fajar Sadboy dan Amanda Manopo

Fajar Sadboy Alami Kecelakaan, Amanda Manopo: Tulang Tangannya Alami Cedera Serius

7 April 2026
Hadirkan Hiburan Terjangkau, Alfamart Gading Serpong Resmi Buka “Micro Cinema” Pertama

Hadirkan Hiburan Terjangkau, Alfamart Gading Serpong Resmi Buka “Micro Cinema” Pertama

3 April 2026
Film Warung Pocong Sajikan Horor Komedi yang Dekat dengan Realita

Film Warung Pocong Sajikan Horor Komedi yang Dekat dengan Realita

3 April 2026
AKSI menggelar Kongres Nasional Komposer Indonesia 2026 di Gedung Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Jakarta, Rabu 4 Maret 2026 (suaranusantara.com)

Kongres Nasional Komposer Indonesia 2026, AKSI Tegaskan Penggunaan Lagu Tanpa Izin Adalah Pelanggaran Hukum

5 March 2026

Discussion about this post

POPULER MINGGU INI

Presiden ke 7 RI Joko Widodo atau Jokowi dikabarkan jadi Dewan Pembina PSI (instagram @yusufmuhammad)

Lama Tak Terlihat, Begini Kondisi Terbaru Jokowi

9 months ago
Bareskrim Geledah Kantor PT Pertamina Patra Niaga Usut Korupsi BBM

Bareskrim Geledah Kantor PT Pertamina Patra Niaga Usut Korupsi BBM

3 years ago
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung (instagram @pramonoanungw)

Pramono Anung Tak Izinkan Atlet Israel ke Jakarta: Tak Ada Manfaatnya

7 months ago
Anggota DPR RI Yasonna Laoly (DDok. FB/Yasonna H Laoly)

Begini Kata Yasonna Laoly soal Megawati Sebut Sering Jadi Sasaran Penyadapan

1 year ago
Ganjar Pranowo (Dok Tim Ganjar)

Ganjar Pranowo Lanjutkan Kampanye di Jawa Tengah, Pagi ini Ketemu Petani di Blora

2 years ago

TOPIK: PEMILU 2024

PDIP Menang Pemilu Tiga Kali Beruntun, Tapi Citra Publik Menurun?

Rekomendasi Rakernas V PDI Perjuangan: Penyalahgunaan Kekuasaan Jadi Biang Kerok Pemilu 2024 Terburuk Sepanjang Sejarah Indonesia

Ketua KPU RI di Laporkan ke DKPP; Lakukan Pelanggaran Kode Etik dengan Cara Merayu sampai Buat Asusila

Djarot Sebut PDIP Akan Layangkan Gugatan Pemilu 2024 ke PTUN

450 ASN di Laporkan ke Bawaslu Atas Dugaan Pelanggaran Netralitas Pemilu 2024

PILIHAN EDITOR

Pertahankan Hasil Disertasinya, Marinus Gea Tegaskan ESG Bukan Beban, tapi Sumber Nilai Perusahaan

Bocoran Terbaru Samsung Galaxy S26 Ultra: Pengisian Daya Lebih Cepat, Lebih Cerdas?

Soal Kasus Pandji, Marinus Gea: Demokrasi Tak Boleh Kalah oleh Rasa Tersinggung

Marinus Gea Tanggapi Temuan KPAI: Dugaan Pelecehan oleh Polisi Harus Diusut Tuntas

Habiburokhman: Sistem Peradilan Kita Masih Berat Sebelah

BERITA TERKINI

Dari Suara ke Makna: Perempuan dan Warisan Kartini di Era Digital
Nasional

Dari Suara ke Makna: Perempuan dan Warisan Kartini di Era Digital

by snc4
21 April 2026

Suaranusantara.com- Di era ketika semua orang bisa berbicara, justru tidak semua suara benar-benar didengar. Perempuan hari ini...

Mallorca vs Valencia

Prediksi Mallorca vs Valencia: Misi Menjauh dari Zona Merah di Markas Angker

21 April 2026
Brighton vs Chelsea

Prediksi Brighton vs Chelsea di Premier League: Tim Tamu Lebih Diunggulkan!

21 April 2026

Air Mata Pekerja Rumah Tangga Pecah Saat UU PPRT Disahkan

21 April 2026

22 Tahun Menanti, Akhirnya DPR Sahkan UU PPRT

21 April 2026
Load More

Subscribe to our newsletter

Footer-Suara-Nusantara-Logo

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

  • Disclaimer
  • Karier
  • Kode Etik
  • Info Iklan
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
  • UU Pers

PLATFORM LAINNYA

  • marinus gea
  • storia studio
  • marinus-gea-logo
  • morege

IKUTI KAMI

© 2022 Suara Nusantara. All rights reserved.

 

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Login
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

©2025 SuaraNusantara.com