
Jakarta-SuaraNusantara
Stasiun televisi Amerika Serikat, NBC News, mengklaim sedikitnya 20 orang tewas dan melukai 50 orang lainnya, dalam dua ledakan yang mengguncang konser penyanyi Ariana Grande di Manchester Arena, Manchester, Inggris, Senin malam (22/5/2017) waktu setempat.
NBC pada Selasa (23/5/2017) hari ini menyebut laporan itu berdasarkan keterangan sejumlah aparat Inggris dan Amerika Serikat yang menolak disebutkan namanya. Kepolisian Greater Manchester sendiri dalam keterangan resminya hanya menyebut ada sejumlah korban tewas dalam insiden itu.
Selain mengakibatkan menewaskan beberapa orang, ledakan itu mengakibatkan stasiun kereta api Manchester Victoria yang tak jauh dari lokasi ledakan ditutup dan semua jadwal kereta api dibatalkan.
Sejumlah saksi mata mengatakan, mereka mendengar dua ledakan dari arah loket penjualan tiket di tempat itu.
“Semua orang berteriak dan berlari, saya melihat jaket dan telepon genggam berserakan di lantai. Orang-orang menjatuhkan barang mereka begitu saja dan lari,” kata Robert Tempkin (22), asal Middlesbrough.
Kebingungan melanda para pengunjung konser setelah ledakan keras terdengar.
“Beberapa orang berteriak mereka melihat darah tetapi orang lain mengatakan itu adalah balon atau pengeras suara yang meledak,” sambung Robert.
Sejumlah pengunjung konser sempat merekam kejadian itu dan diunggah ke media sosial karena waktu ledakannya yang terjadi tepat ketika usai konser berakhir.

Ariane Grande sendiri dilaporkan selamat dan tak terluka sedikit pun akibat ledakan tersebut. Namun, pelantun “Just A Little Bit Of Your Heart” itu terlihat histeris. Pasalnya, ledakan tersebut terjadi sesaat setelah Ariana Grande menuntaskan konsernya dan hendak turun dari panggung.
Akibat kejadian tersebut, Ariana Grande kemungkinan besar akan membatalkan konsernya di O2 Arena, London, Inggris, Kamis mendatang.
Konser Ariane Grande di Mancherster Arena merupakan rangkaian tur bertajuk Dangerous Woman Tour untuk mempromosikan album ketiga sang penyanyi. Rangkaian tur tersebut dimulai pada 3 Februari lalu dan akan berakhir 21 September 2017 mendatang.
Penulis: Yon K

















