Suaranusantara.com- Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) yang berlangsung di Sharm El Sheikh, Mesir pada Senin 13 Oktober 2025 resmi menghasilkan kesepakatan Perdamaian Gaza.
Adapun kesepakatan Perdamaian Gaza itu lahir dari hasil pertemuan bertajuk The Sharm El Sheikh Peace Summit. Pertemuan ini dipimpin langsung oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan Presiden Mesir Abdel Fatah El Sisi.
Kesepakatan Perdamaian Gaza itu tertuang dalam dokumen yang ditandatangai oleh Trump serta para pemimpin dunia yang turut menjadi bagian dari pertemuan ini.
Trump mengatakan dokumen yang ditandatangani itu mengatur banyak regulasi yang komprehensif.
“Kita akan menandatangani dokumen yang akan menguraikan banyak aturan dan regulasi, serta banyak hal lainnya. Dokumen ini sangat komprehensif,” kata Trump dilansir dari kanal YouTube Times News dan Al Jazeera, Senin 13 Oktober 2025.
Trump mengatakan gencatan senjata antara Israel dan Hamas berjalan dengan baik.
“Berjalan dengan sangat baik,” ujar Trump.
Para pemimpin dunia yang turut menandatangani dokumen kesepakatan itu di antaranya Presiden Mesir Abdel Fattah El-Sisi, Presiden Turkiye Recep Tayyip Erdogan dan Emir Qatar Syekh Tamim bin Hamad Al Thani.
Pertemuan tersebut bertujuan untuk mengakhiri perang di Gaza, Palestina, itu dihadiri para pemimpin dunia lain dan juga Sekjen Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) António Guterres. KTT perdamaian Gaza digelar di kota resor Laut Merah
Dalam pertemuan itu, Presiden RI Prabowo Subianto turut serta hadir dan menyaksikan penandatanganan Perdamaian Gaza.


















Discussion about this post