Suaranusantara.com- Partai Solidaritas Indonesia (PSI) saat ini tengah membuka pendaftaran calon ketua umum (Caketum). Diketahui posisi Ketua Umum (Ketum) saat ini dijabat oleh putra bungsu Presiden ke 7 RI Joko Widodo atau Jokowi, Kaesang Pangarep.
PSI nantinya dalam proses pemilihan ketum, akan mengusung konsep ‘Pemilu Raya’. Konsep ini bertujuan untuk menghilangkan kesan bahwa partai berada dalam dinasti Jokowi.
“Pemilihan raya membantah dengan sendirinya semua argumen itu (partai mengandalkan dinasti Jokowi). Karena Ketua Umum dipilih berdasarkan proses pemilihan yang demokratis. Bukan berdasarkan penunjukan oleh keluarga dan lain sebagainya,” kata Andy melalui sambungan telepon pada Rabu, 14 Mei 2025.
Kata mantan wartawan Liputan 6 ini sosok Jokowi masih merupakan tokoh penting terlepas dari ketergantungan partai ke ayahanda Kaesang itu. Bahkan sampai sekarang pengaruh Jokowi sangat signifikan dalam politik Indonesia.
Kendati demikian, Andy tak memungkiri fakta bahwa Ketua Umum PSI saat ini Kaesang Pangarep merupakan anak bungsu Jokowi.
“Jadi Pak Jokowi ini akan menjadi simbol yang penting bagi PSI untuk politik di masa yang akan datang,” katanya.
PSI membuka pendaftaran caketum partai pada 13 Mei 2025 hingga 31 Mei 2025 mendatang. Proses penetapan dan pengumuman nama-nama calon ketua umum rencananya akan dilakukan pada 18 Juni 2025.
Setelah itu, para calon ketum akan melaksanakan proses kampanye mulai 19 Juni hingga 11 Juli 2025.
Selanjutnya, pada 10 Juli 2025, PSI akan mengumumkan daftar pemilih tetap pemilu raya partai. Sedangkan mulai 12 hingga 19 Juli 2025, partai memasuki masa pencoblosan.
Adapun rangkaian tahapan pemilu raya ini akan bermuara pada Kongres PSI. Pengumuman hasil pemilu raya PSI rencananya akan dilakukan dalam Kongres PSI pada 19 Juli 2025, di Solo, Jawa Tengah.
Andy berujar nantinya seluruh mantan Ketum PSI termasuk Kaesang, tetap bisa kembali mencalonkan diri menjadi kandidat ketum.
Setiap kader PSI akan mendapat hak memilih melalui sistem pemilihan elektronik. Apakah Jokowi termasuk? Andy hanya berujar didokan saja.
“Kemudian apakah Pak Jokowi akan menjadi calon? Kita doakan,” ucap Andy di Kantor DPP PSI, Tanah Abang, Jakarta Pusat, pada Selasa, 13 Mei 2025.


















Discussion about this post