Suaranusantara.com- Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo angkat bicara soal perkembangan terbaru polemik ijazah Presiden ke 7 RI Joko Widodo atau Jokowi.
Kata Kapolri Listyo Sigit, saat ini perkembangan polemik ijazah Jokowi prosesnya tengah berjalan. Sayangnya, dia tak mengungkap sedetail apa perkembangan yang dimaksud.
Dia pun meminta publik untuk menunggu lebih lanjut perkembangan polemik ijazah Jokowi.
“Diikuti saja, yang jelas proses berjalan,” kata Sigit usai menghadiri Silaturahmi Siswa Terpilih SMA Kemala Taruna Bhayangkara di STIK, Minggu 18 Mei 2025.
Adapun sebelumnya, Jokowi menyerahkan dua ijazah miliknya ke Bareskrim Polri guna menjalani uji laboratorium forensi (labfor).
Dua ijazah yang diserahkannya itu yakni ijazah SMAN 6 Solo dan ijazah Sarjana Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta.
Jokowi menyerahkan ijazahnya itu melalui adik iparnya dan ajudannya. Polisi pun mengkonfirmasi soal ijazah yang diserahkan oleh Jokowi melalui adik ipar dan ajudannya.
Polisi menuturkan bahwa ijazah tersebut dikonfirmasi berupa fotocopyan
“Fotokopi. Tadi saya jelaskan, fotokopi. Ini masih tahap penyelidikan,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary Syam Indradi dalam konferensi pers di Mapolda Metro Jaya, Kamis 15 Mei 2025.
Selain ijazah, pihak Jokowi juga turut menyerahkan barang bukti lain yang diberikan adalah satu flashdisk berisi 24 tautan video dari YouTube dan media sosial X, fotokopi ijazah, fotokopi lembar pengesahan skripsi, dan print out legalisir dokumen pendukung.
Ade menjelaskan, laporan Jokowi diajukan ke SPKT Polda Metro Jaya pada 30 April 2025. Laporan itu dibuat setelah Jokowi melihat sebuah video di media sosial pada 26 Maret 2025 di kawasan Karet Kuningan, Jakarta Selatan, yang berisi tuduhan bahwa ijazah S1 miliknya palsu.
“Pelapor selaku korban merasa dirugikan setelah melihat konten tersebut. Ia kemudian meminta ajudan dan kuasa hukumnya untuk mengumpulkan bukti dari berbagai media sosial,” ujar Ade.


















Discussion about this post