Suaranusantara.com- Sekjen Partai Gerindra, Ahmad Muzani mengungkap bahwa Presiden RI Prabowo Subianto dan Presiden ke 5 RI Megawati Soekarnoputri seharusnya kemarin Selasa 20 Mei 2025 bertemu.
Sayangnya, pertemuan antara dua ketum partai politik besar, Prabowo dan Megawati malah urung terjadi.
“Iya, iya ada, tapi kan kemarin itu sebenarnya salah satu momentum yang sudah hampir (bertemu),” kata Muzani di Kantor DPP Partai Gerindra, Jakarta Selatan, Rabu 21 Mei 2025.
Muzani mengatakan pertemuan urung terjadi lantaran Prabowo memiliki jadwal kegiatan yang padat. Seperti pada Senin 19 Mei 2025 lalu melakukan kunjungan kerja ke Thailand.
“Tapi kan karena Pak Prabowo seperti yang Anda tahu, baru datang dari lawatan dari Thailand, kemudian pagi itu kemudian ada beberapa kegiatan yang sangat padat,” terang Muzani.
Lantaran karena kegiatan yang padat, Prabowo dan Megawati sepakat untuk menunda pertemuan.
Jika kemarin jadi bertemu, maka itu yang kedua kalinya terjadi pertemuan antara Prabowo dan Megawati.
Sekadar informasi, Presiden Prabowo Subianto dengan Ketua Umum DPP PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri sedianya telah bertemu pada Senin 7 April 2025.
Prabowo menyambangi kediaman Megawati di Jalan Teuku Umar, Menteng Jakarta Pusat pada awal April 2025 lalu dalam rangka silaturahmi momen Lebaran Idulfitri 1446 H.
Walau gagal bertemu, komunikasi antara Prabowo dan Megawati tetap terjalin intensif meski belum dalam bentuk pertemuan langsung. Muzani bahkan menyebut komunikasi berlangsung dalam suasana informal dan membahas hal-hal ringan.
“Masih. Masih. Komunikasi masih, ya ngomong yang ringan-ringan lah,” ujarnya.
Sayangnya, Muzani tak merinci isi komunikasi antara dua tokoh bangsa itu. Namun, Muzani memastikan hubungan keduanya tetap baik.
Awak media pun mencoba meggali lebih lanjut apakah pertemuan perihal nasi goreng. Muzani berkelakar sudah dikirim.


















Discussion about this post