Suaranusantara.com – DPR RI dipastikan mendukung pemerintah apabila kembali menerapkan kebijakan efisiensi anggaran pada 2026 mendatang.
Hal itu disampaikan oleh Ketua DPR RI, Puan Maharani.
“Efisiensi anggaran selama itu memang baik untuk rakyat, DPR RI tentu saja akan mendukung,” ujar Puan saat memberikan keterangan pers usai rapat dengan Perdana Menteri (PM) Li Qiang di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Minggu (25/5/2025).
Meski demikian, Puan mengaku DPR RI ingin melihat dulu postur anggaran pada 2026.
Hal itu untuk memastikan apakah anggarannya banyak dipakai untuk kesejahteraan rakyat atau tidak.
Sementara itu, terkait target pertumbuhan ekonomi yang disampaikan pemerintah dalam Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM PPKF) 2026, yakni pada rentang 5,2-5,8 persen, Puan memandang DPR RI akan membahasnya dengan Kementerian Keuangan.
“Minggu depan akan ada pandangan fraksi, nanti pemerintah akan memberikan jawaban terkait dengan pandangan dari semua fraksi,” katanya.
Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memberi sinyal kebijakan efisiensi anggaran akan berlanjut pada tahun anggaran 2026.
“Kami masih akan memonitor berbagai langkah-langkah efisiensi, dan tentu nanti penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026 menggunakan seluruh evaluasi tahun ini yang sudah dilakukan,” kata Sri Mulyani kepada jurnalis usai Rapat Paripurna DPR RI Ke-18 di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (20/5/2025).


















Discussion about this post