Suaranusantara.com- Sekretariat Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya memastikan bahwa Presiden RI Prabowo Subianto hadir dalam acara HUT ke 79 Bhayangkara yang digelar hari ini Selasa 1 Juli 2025.
Adapun HUT ke 79 Bhayangkara diperingati setiap tanggal 1 Juli. Dalam perayaannya, Polri telah menyiapkan sejumlah rangkaian acara di mana akan dihadiri oleh Prabowo beserta pejabat jajaran menteri Kabinet Merah Putih.
Acara HUT ke 79 Bhayangkara akan berlangsung di kawasan silang Monas Jakarta Pusat.
“Pasti hadir,” ujar Teddy saat dikonfirmasi, Senin, 30 Juni 2025.
Selain Prabowo, acara HUT ke 79 Bhayangkara juga dihadiri oleh Wakil Presiden (Wapres) RI Gibran Rakabuming Raka.
Lalu para mantan Presiden dan mantan Wapres juga dijadwalkan akan hadiri di acara peringatan HUT ke 79 Bhayangkara.
“Insyaallah, tamu undangan VVIP dalam upacara ini akan mencakup Bapak Presiden dan Bapak Wakil Presiden, serta para mantan Presiden dan Wakil Presiden,” kata Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Komarudin kepada wartawan, Jumat, 27 Juni 2025.
Ia menambahkan bahwa perayaan Bhayangkara kali ini akan dihadiri juga oleh jajaran menteri, kepala lembaga, hingga tamu undangan dari institusi kepolisian luar negeri.
“Termasuk Kementerian, Kepala Lembaga dan sebagainya dengan jumlah yang cukup banyak,” sambung Komarudin.
Selain itu, dalam acara juga turut mengundang para mantan Kapolri dan Panglima TNI serta pejabat di angkatan.
“Kemudian Presiden pada masanya, Wakil Presiden pada masanya. Kemudian mantan Kapolri, kemudian Bapak Kapolri sendiri, Panglima TNI, Kepala Staf Angkatan ini akan hadir,” lanjutnya
Komarudin menyampaikan hal itu usai mengikuti agenda Tactical Floor Game (TFG) sebagai bagian dari persiapan pengamanan peringatan HUT Bhayangkara.
Presiden Prabowo dijadwalkan hadir sebagai inspektur upacara.
Saat ditanya mengenai kehadiran Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri dan Presiden ke-7 RI Joko Widodo, Komarudin menyebut keduanya masuk dalam daftar undangan, namun belum dikonfirmasi kehadirannya.
“(Kepolisian negara luar) saya belum monitor lagi, sepertinya ada. Karena itu masuk dalam kategori ada 4.000 undangan,” ungkapnya.
“(Pak Jokowi dan Bu Megawati) sepertinya masuk dalam list undangan itu ada. Masalah kehadiran, konfirmasi kehadiran mungkin,” pungkasnya.


















Discussion about this post