Suaranusantara.com- Politisi PDIP yang juga anggota Komisi I DPR RI, TB Hasanuddin, menilai kekosongan posisi Dubes RI untuk Amerika Serikat bikin hubungan kedua negara jadi setengah jalan. Walau belum sampai ke level mengkhawatirkan, ia sampaikan komunikasi antara Jakarta dan Washington jadi tidak seefisien dulu.
“Nggak terlalu khawatir, cuma jadi kurang efektif dan efisien dalam hubungan antarnegara,” kata TB Hasanuddin saat dihubungi, Rabu (2/7/2025).
Hasanuddin mencontohkan situasi saat Amerika masih dipimpin Donald Trump dan menerapkan tarif impor tinggi. Di saat krusial seperti itu, Indonesia tidak bisa melakukan lobi secara maksimal karena tidak ada Dubes di sana. Alhasil, pemerintah hanya bisa mengirim utusan biasa tanpa adanya negosiasi setingkat duta besar.
Baca Juga:Â Permintaan Rusia untuk Pangkalan Militer di Indonesia, TB Hasanuddin: Melanggar Konstitusi Negara
Ia juga menyoroti perlindungan untuk warga Indonesia di AS. Menurutnya, kalau urusan seperti ini hanya dikendalikan dari pusat, hasilnya jadi kurang maksimal.
Keberadaan Dubes, kata dia, sangat dibutuhkan agar bisa langsung memantau dan mengambil tindakan cepat bila terjadi sesuatu.
“Lalu misalnya melakukan perlindungan kan tidak bisa dikendalikan langsung dari Jakarta saja oleh misalnya Direktur Perlindungan Warga Negara Indonesia di luar negeri. Kalau ada duta besarnya akan lebih efektif dan efisien,” imbuhnya.


















Discussion about this post