Suaranusantara.com- Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto mengungkap alasan Ketua Umum (Ketum) PDIP Megawati Soekarnoputri tak hadiri upacara HUT ke 80 RI di Istana, Jakarta, Minggu 17 Agustus 2025.
Padahal Megawati mendapat undangan untuk mengikuti kegiatan upacara HUT ke 80 RI.
Hasto mengatakan bahwa Megawati tak dapat hadir di upacara HUT ke 80 RI lantaran mengikuti kegiatan di Sekolah PDI Perjuangan, Lenteng Agung, Jakarta Selatan Minggu 17 Agustus 2025.
Megawati diketahui sejak 2024 lalu pada perayaan 17 Agustus selalu mengikuti upacara di Sekolah PDI Perjuangan.
Kata Hasto, upacara 17 Agustus memang sudah menjadi tradisi digelar di Sekolah PDI Perjuangan.
“Ya sejak tahun lalu Ibu Mega sudah merayakan di sekolah partai ini. Sebelumnya, partai selalu merayakan di sekolah partai ini, sehingga ini merupakan suatu tradisi yang telah dibangun sejak PDI Perjuangan,” ujar Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto di Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Minggu 17 Agustus 2025.
Kata Hasto, sebelumnya pada Sabtu 16 Agustus 2025 Megawati telah hadir dalam acara pengukuhan 76 Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka).
Megawati saat di sela pengukuhan Paskibaraka juga sempat berdialog dengan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi.
“Kemarin, Ibu Megawati kan menghadiri ya di dalam pengukuhan Paskibraka sehingga di situ juga beliau berdialog cukup lama dengan Menteri Sekretaris Negara,” jelasnya.
Megawati juga sempat menitipkan salam untuk Presiden Prabowo Subianto. Dia mengatakan Megawati turut menyampaikan pesan dan saran untuk pemerintahan lewat Mensesneg.
“Dan juga menyampaikan berbagai pesan-pesan sebagai Presiden ke-5 tentang arah dan masa depan bangsa dan negara ini. Dan juga salam kepada Bapak Presiden Prabowo,” tuturnya.
Megawati dalam upacara HUT ke 80 RI di Sekolah Partai PDI Perjuangan Lenteng Agung, Jakarta Selatan bertindak sebagai inspektur upacara.


















Discussion about this post