Suara Nusantara
Advertisement
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
Home Nasional

Purbaya Blak-blakan Lontarkan Kritik Pedas, Mahfud MD: Gaya Komunikasi Menkeu Cocok dengan Karakter Prabowo

Feri Spt by Feri Spt
9 October 2025
in Nasional
Reading Time: 2 mins read
A A
Mahfud MD puji gaya komunikasi Menkeu Purbaya (instagram @koranbaliexpress)

Mahfud MD puji gaya komunikasi Menkeu Purbaya (instagram @koranbaliexpress)

2
SHARES
18
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Suaranusantara.com- Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa secara terang-terangan kerap melontarkan kritik pedas.

Kritik pedas itu dilontarkan secara terang-terangan oleh Purbaya seperti menyebut Pertamina malas karena tidak kunjung menepati janji untuk mau membuat kilang minyak. Ada juga soal Danantara, Makan Bergizi Gratis (MBG), hingga soal mafia pajak.

Gaya komunikasinya yang terang-terangan melontarkan kritikan tajam ini mendapat sorotan dari mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD.

BACAJUGA

Prabowo Resmi Terbitkan Perpres Nomor 8/2026 Lawan Ekstremisme Mengarah Terorisme, DPR Beri Dukungan

Mendiksaintek Dipanggil Prabowo ke Istana, Diminta Kampus Bentuk Tim Bantu Selesaikan Masalah Pemda

Kata Mahfud, gaya komunikasi Purbaya ini sangat cocok dengan karakter Presiden RI Prabowo Subianto.

“Harus dikembangkan dengan cara-cara seperti itu dan itu mungkin cocok dengan karakter Pak Prabowo, ya sudah aja kamu terus terangnya saja,” kata Mahfud MD dalam YouTube Mahfud MD Official dengan judul Mahfud Sentil Purbaya soal Mafia Pajak dan Bea Cukai, Kamis 9 Oktober 2025.

Mahfud pun menyamakan komunikasi Purbaya dengan dirinya. Mengingat dulu Mahfud juga melontarkan kritik terkait BLBI hingga menimbulkan kegaduhan.

“Sama saja toh dulu ketika saya bikin gaduh soal Rp349 triliun (transaksi mencurigakan di Kemenkeu), bikin gaduh soal BLBI, Pak Jokowi bilang, terus saja Pak Mahfud dijelaskan ke masyarakat, jadi nyaman kita, gitu.”

Mahfud berharap, gaya Menkeu Purbaya yang berani juga mendapatkan dukungan dari Presiden Prabowo. Apalagi Menkeu Purbaya mengatakan akan menangani sendiri perihal dugaan korupsi di Ditjen Pajak dan Ditjen Bea Cukai.

“Di situ memang sumber korupsi, ada 4 area korupsi terbesar kan yang selalu disebut oleh masyarakat, satu pajak, dua bea cukai, tiga pertambangan, empat perkebunan,” kata Mahfud.

“Dan dia sudah menyatakan itu, karena di sana mafianya luar biasa, itu sebabnya saya dulu pernah mengungkap. Kita ungkap sekarang, mudah-mudah ini masukan juga kepada Pak Purbaya, (untuk bisa) mengungkap adanya Rp349 triliun pencucian uang di Kementerian Keuangan.”

Menurut Mahfud, pencucian uang Rp349 Triliun di Kementerian Keuangan yang pernah diungkapkannya berdasarkan dari data PPATK. Saat itu, sambung Mahfud MD, dirinya menjabat sebagai Ketua Komite Nasional Tindak Pidana Pencucian Uang.

“Ada 1 kasus seorang anak menganiaya orang lain dengan sangat kejam, saya tanya orang tuanya siapa, orang tuanya ternyata pejabat di Kementerian Keuangan, pejabat eselon 3. Kok kaya banget gitu, anaknya kok bisa foya-foya, flexing begitu, hedon begitu, itu orangnya siapa sih? Saya minta LHKPN-nya,” ucap Mahfud.

“LHKPN-nya berapa sih, kok punya anak bisa foya-foya begitu, terus jawaban dari PPATK kepada saya bukan hanya LHKPN, tetapi orang ini (Rafael Alun) sudah pernah dilaporkan sejak tahun 2012 melakukan tindak pidana pencucian uang tetapi tidak pernah ada tindak lanjut,” ujarnya lagi.

Kemudian Mahfud MD meminta PPATK untuk menyerahkan laporan dugaan korupsi dan pencucian yang yang tidak ditindaklanjuti.

“Sejak tahun 2009 sampai saat itu 2022/2023 itu, ternyata laporan dari PPATK itu tentang pencucian uang sebanyak 300 surat senilai Rp349 triliun. Terjadi perdebatan tetapi akhirnya clear bahwa angka itu betul,” jelas Mahfud MD.

Kata Mahfud, saat menyampaikan angka ada perbedaan hitungan. Namun, ternyata ketika dihitung bersama angka yang didapat sama hanya beda cara saja.

“Bu Sri Mulyani semula menjelaskan di Komisi XI beda dengan angka saya, saya menjelaskan di komisi 3 dan kepada masyarakat beda, lalu dipertemukan di komisi 3, akhirnya clear, betul Rp349 triliun cuma beda cara menghitunnya,” pungkasnya.

Tags: Mahfud MDMenkeuPrabowoPurbaya
ADVERTISEMENT

BERITA Lainnya

Nasional

Bukan Sekadar Tanggul, Giant Sea Wall Digadang Jadi Penopang Ekonomi Nasional

by SNC 7
5 May 2026

Suaranusantara.com - Proyek Giant Sea Wall (GSW) Pantai Utara...

Nasional

Pemerintah Bentuk BOPPJ untuk Percepat Proyek Giant Sea Wall Pantura Jawa

by SNC 7
5 May 2026

Suaranusantara.com - Pemerintah menyetujui penguatan organisasi dan tata kerja...

DBL Indonesia merilis nama-nama skuad elite Kopi Good Day DBL All Star 2026, di Jakarta pada Minggu 3 Mei 2026 (suaranusantara.com)

DBL Indonesia Luncurkan Program Super Teacher, Hadirkan Skuad Elite Kopi Good Day DBL All Star 2026

5 May 2026
Ibas saat terima audiens dari buruh

Audiensi Kebangsaan Dalam Rangkaian Hari Buruh, Ibas Tegaskan Komitmen Perjuangkan Kesejahteraan Pekerja

5 May 2026
Lestari Moerdijat

Lestari Moerdijat: Peningkatan Pemahaman Para Pendidik Kunci Keberhasilan Penerapan Deep Learning

5 May 2026
Ilustrasi hujan lebat mengguyur wilayah Indonesia (Instagram @jktinfo.news)

Waspada! BMKG Prakirakan Hujan Lebat Melanda Sejumlah Wilayah Berikut Ini Berpotensi Diguyur Hujan Lebat

5 May 2026

Discussion about this post

POPULER MINGGU INI

Presiden ke 7 RI Joko Widodo atau Jokowi dikabarkan jadi Dewan Pembina PSI (instagram @yusufmuhammad)

Lama Tak Terlihat, Begini Kondisi Terbaru Jokowi

10 months ago
Golkar saat Jumpa Pers, Sabtu (13/5/2023), (Maya)

Golkar Daftar Bacaleg, Sachrudin : Target Kursi Jadi Pemenang

3 years ago
UU TNI baru digugat ke MK oleh sebanyak tujuh orang mahasiswa UI (foto : setkab.go.id)

Putusan MK Menolak Pemilu Proporsional Tertutup

3 years ago
Puan Maharani saat Rapat Pimpinan dan Rapat Konsultasi pertama pasca pelantikan (Dok FB/ Puan Maharani)

Prabowo Panggil Pramono Anung ke Kartanegara, Puan: Sampaikan Pesan Megawati

2 years ago
Paus Fransiskus meninggal dunia Seni 21 April 2025 (instagram @teraskatolik.official)

Kabar Duka, Paus Fransiskus Meninggal Dunia Diusia 88 Tahun

1 year ago

TOPIK: PEMILU 2024

PDIP Menang Pemilu Tiga Kali Beruntun, Tapi Citra Publik Menurun?

Rekomendasi Rakernas V PDI Perjuangan: Penyalahgunaan Kekuasaan Jadi Biang Kerok Pemilu 2024 Terburuk Sepanjang Sejarah Indonesia

Ketua KPU RI di Laporkan ke DKPP; Lakukan Pelanggaran Kode Etik dengan Cara Merayu sampai Buat Asusila

Djarot Sebut PDIP Akan Layangkan Gugatan Pemilu 2024 ke PTUN

450 ASN di Laporkan ke Bawaslu Atas Dugaan Pelanggaran Netralitas Pemilu 2024

PILIHAN EDITOR

Pertahankan Hasil Disertasinya, Marinus Gea Tegaskan ESG Bukan Beban, tapi Sumber Nilai Perusahaan

Bocoran Terbaru Samsung Galaxy S26 Ultra: Pengisian Daya Lebih Cepat, Lebih Cerdas?

Soal Kasus Pandji, Marinus Gea: Demokrasi Tak Boleh Kalah oleh Rasa Tersinggung

Marinus Gea Tanggapi Temuan KPAI: Dugaan Pelecehan oleh Polisi Harus Diusut Tuntas

Habiburokhman: Sistem Peradilan Kita Masih Berat Sebelah

BERITA TERKINI

Ilustrasi obat-obatan yang dijual di toko retail modern (Instagram @nawacitadotco)
Nasional

BPOM Batasi Penjualan Obat di Toko Retail Modern, Harus Memiliki Tenaga Terlatih

by Feri Spt
5 May 2026

Suaranusantara.com- Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mewajibkan seluruh tokoh retail modern yakni supermarket dan minimarket yang...

Kecelakaan kereta api antara KA Argo Bromo vs KRL Commuter Line pada Senin malam 27 April 2026 (Instagram @keretapikita)

Publik Diminta Tidak Berspekulasi Soal Penyebab Kecelakaan Kereta Api di Stasiun Bekasi, Menhub: KNKT Investigasi Secara Menyeluruh, Mohon Menunggu Hasil

5 May 2026
Menaker Yassierli bicara soal pemberian hak jamsos korban kecelakaan kereta api di Stasiun Bekasi Timur (Instagram @yassierli)

Pemerintah Berkomitmen Beri Perlindungan Hak Jamsos Korban Kecelakaan Kereta Api Bekasi Timur, Salurkan Rp 2,72 Miliar Santunan

5 May 2026
Menaker Yassierli saat menyerahkan hak jamsos korban kecelakaan kereta api di Stasiun Bekasi Timur (Instagram @yassierli)

Hak Jamsos Korban Kecelakaan Kereta Api Bekasi Timur Dipastikan Terpenuhi, Menaker: Kami Akan Kawal Terus Prosesnya Tanpa Hambatan Birokrasi

5 May 2026
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung (Instagram @pramonoanungw)

Langkah Jitu Pramono Atasi Polusi Udara di Jakarta: Bangun PLTSa dan Percepatan Bus Listrik

5 May 2026
Load More

Subscribe to our newsletter

Footer-Suara-Nusantara-Logo

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

  • Disclaimer
  • Karier
  • Kode Etik
  • Info Iklan
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
  • UU Pers

PLATFORM LAINNYA

  • marinus gea
  • storia studio
  • marinus-gea-logo
  • morege

IKUTI KAMI

© 2022 Suara Nusantara. All rights reserved.

 

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Login
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

©2025 SuaraNusantara.com