Suaranusantara.com- Memasuki usia ke-27 tahun, Bank Mandiri kembali menegaskan perannya sebagai mitra strategis pemerintah dalam memperkuat fondasi ekonomi nasional. Melalui kegiatan Pasar Murah Mandiri yang digelar di Nawasena Mandiri Corporate University, Jakarta, Kamis (2/10), Bank Mandiri menampilkan bentuk nyata kepedulian sosial yang melibatkan ribuan warga dan pelaku UMKM dari berbagai daerah.
Direktur Utama Bank Mandiri, Riduan, menyampaikan bahwa selama hampir tiga dekade keberadaannya, Bank Mandiri selalu berkomitmen untuk berperan aktif dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Menurutnya, kolaborasi dan kepedulian menjadi kunci utama dalam membangun kesejahteraan bangsa. Melalui kegiatan ini, pihaknya ingin memastikan masyarakat bisa mengakses kebutuhan pokok dengan harga terjangkau dan merasakan kehadiran Bank Mandiri secara langsung dalam kehidupan mereka.
“Selama 27 tahun hadir di tengah masyarakat, Bank milik BUMN ini percaya bahwa kesejahteraan bangsa harus dibangun melalui kolaborasi dan kepedulian. Lewat Pasar Murah Mandiri, kami ingin memastikan masyarakat dapat mengakses kebutuhan pokok sekaligus merasakan manfaat nyata kehadiran Bank Mandiri,” ujar Riduan.
Sebanyak 50.000 paket sembako disiapkan dalam program ini, dengan harga tebus Rp27.000 per paket. Sebagian besar paket akan didistribusikan di berbagai wilayah kerja Bank Mandiri pada 10 Oktober mendatang, sedangkan 5.000 paket pertama diberikan kepada masyarakat di kawasan Nawasena, Jakarta. Tiap paket berisi beras, minyak goreng, dan gula pasir yang ditujukan bagi keluarga prasejahtera.
Tak hanya membantu masyarakat, kegiatan ini juga menjadi wadah bagi 400 UMKM untuk memperluas jaringan bisnis mereka, termasuk 40 UMKM lokal yang ikut memeriahkan acara di Nawasena.
Riduan menilai bahwa dukungan terhadap UMKM merupakan langkah strategis untuk memperkuat perekonomian dari bawah, karena sektor ini berperan besar dalam penciptaan lapangan kerja dan peningkatan pendapatan masyarakat.
“Selain memperkuat daya saing usaha kecil, keterlibatan UMKM juga berpotensi menciptakan perluasan lapangan kerja bagi masyarakat sekitar,” tambah Riduan.
“UMKM adalah tulang punggung ekonomi bangsa. Dengan memberi ruang bagi mereka untuk berkembang, kami yakin akan lahir lebih banyak wirausaha tangguh yang mendukung terciptanya generasi emas Indonesia,” jelasnya.
Kegiatan tersebut dikemas dengan suasana meriah melalui Pesta Rakyat yang meliputi berbagai aktivitas sosial dan hiburan. Konsep ini dirancang agar masyarakat tidak hanya mendapatkan manfaat ekonomi, tetapi juga menikmati momen kebersamaan dan keceriaan.
Lebih lanjut, Riduan menjelaskan bahwa kegiatan ini selaras dengan arah kebijakan pemerintah, khususnya Asta Cita Presiden Prabowo yang menitikberatkan pada peningkatan daya beli masyarakat dan penguatan ekonomi mandiri.
Ia menegaskan bahwa Bank Mandiri akan terus berperan sebagai mitra strategis pemerintah dengan menghadirkan program-program sosial berkelanjutan yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
“Sebagai mitra pemerintah, Bank Mandiri akan terus berkomitmen memperluas dampak sosial dari setiap langkah yang kami ambil. Program Pasar Murah Mandiri merupakan bagian dari strategi keberlanjutan untuk menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat luas. Inilah wujud Sinergi Majukan Negeri yang konsisten kami jalankan, dengan tujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memperkuat fondasi ekonomi nasional,” tutup Riduan.


















Discussion about this post