Suara Nusantara
Advertisement
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
Home Nasional

Prabowo Minta Bahasa Portugis Jadi Mapel di Sekolah Indonesia, Menbud Respon Begini

Feri Spt by Feri Spt
29 October 2025
in Nasional
Reading Time: 2 mins read
A A
Menbud Fadli Zon saat bicara soal arahan Presiden RI Prabowo Subianto untuk bahasa Portugis jadi mapel di sekolah Indonesia (instagram @fadlizon)

Menbud Fadli Zon saat bicara soal arahan Presiden RI Prabowo Subianto untuk bahasa Portugis jadi mapel di sekolah Indonesia (instagram @fadlizon)

2
SHARES
19
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Suaranusantara.com- Presiden RI Prabowo Subianto sebelumnya memberi arahan agar bahasa Portugis menjadi salah satu mata pelajaran yang wajib diajarkan di sekolah-sekolah Indonesia.

Hal itu disampaikan Prabowo saat mendapat kunjungan tamu kenegaraan Presiden Brasil, Lula Da Silva beberapa waktu lalu di Istana Merdeka.

Menurut Prabowo, dengan menghadirkan bahasa asing sebagai mata pelajaran di sekolah-sekolah Indonesia, maka menjadi bukti bahwa RI memandang Brasil sebagai mitra penting.

BACAJUGA

Seskab Teddy Ungkap Prabowo Bolak-balik ke Luar Negeri Hasilkan Investasi Rp 2.430 Triliun untuk RI

Seskab Teddy: Prabowo Gunakan Dana Pribadi Jika Kunker ke Luar Negeri Melebihi Anggaran

Menteri Kebudayaan (Menbud), Fadli Zon pun merespon soal arahan Prabowo untuk bahasa Portugis masuk dalam salah satu mata pelajaran di sekolah-sekolah Indonesia.

Fadli Zon, mengatakan bahwa di tengah arus globalisasi, semakin banyak bahasa yang kita kuasai, tentu semakin bagus. “Ini termasuk bahasa-bahasa yang dekat dengan kita, seperti Portugis, Arab, Mandarin, Prancis, Belanda, dan Jerman,” katanya seusai memimpin upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda di Museum Sumpah Pemuda, Jakarta, Selasa 28 Oktober 2025.

Terlebih saat ini teknologi semakin canggih, maka semakin mudah dalam mempelajari bahasa asing.

“Dengan kemajuan teknologi informasi dan komunikasi, akan semakin mudah untuk belajar dan mempelajari bahasa-bahasa tersebut.”

Sementara itu, pendidik sekaligus sejarawan, Sumardiansyah Perdana Kusuma, menilai kebijakan tersebut perlu dikaji lebih mendalam agar tidak sekadar menjadi basa-basi politik.

“Keinginan Prabowo dalam pidatonya tidak bisa diterima secara leterlek, konteksnya basa-basi politik, untuk memperkuat hubungan diplomasi,” ujarnya Senin, 27 Oktober 2025.

Sumardiansyah mengatakan, keinginan Prabowo perlu dipahami dalam dua konteks, yaitu konteks kebijakan pendidikan dan konteks diplomasi antarbangsa. Dalam konteks kebijakan, kata Sumardiansyah, hal ini bukan hanya sebatas penambahan mata pelajaran baru. Ia menilai, ide menjadikan Bahasa Portugis sebagai kurikulum wajib membutuhkan pertimbangan menyeluruh.

“Kalau (Bahasa) Portugis dijadikan kurikulum wajib perlu ada kajian menyangkut kurikulum, bahan ajar, dan sumber daya pengajar yang menguasai Bahasa Portugis. Ini dari sisi kebijakan,” ujar dia.

Menurutnya, pelajaran bahasa Portugis merupakan kepentingan politik untuk memperkuat hubungan antara Indonesia-Brasil.

“Ini kan sebenarnya kepentingan politik untuk memperkuat hubungan diplomasi. Sama halnya seperti menguasai bahasa Tiongkok untuk kepentingan ekonomi, bahasa Arab karena mayoritas orang Indonesia adalah Muslim,” tambahnya.

Di sisi lain, Sumardiansyah memahami keinginan Prabowo menjadikan Bahasa Portugis sebagai bahan pembelajaran formal, dan bukan sekedar urusan diplomasi bahasa.

Menurutnya, Presiden Prabowo ingin mendorong generasi muda Indonesia agar dapat menjadi poliglot, menguasai lebih dari dua bahasa asing sebagai bentuk kesiapan dalam menghadapi era global.

Lebih lanjut, Sumardiansyah menegaskan, pidato Prabowo bisa dipahami secara holistik untuk memperkuat jurusan bahasa di Indonesia. Ia menilai, penguasaan bahasa asing telah membuka banyak peluang bagi mahasiswa Indonesia untuk memperoleh beasiswa di luar negeri.

Sejauh ini, ia melihat jurusan bahasa di SMA masih termarginalkan dalam sistem pendidikan nasional, kalah populer dibandingkan jurusan IPA dan IPS. “Banyak orang Indonesia dapat beasiswa di luar negri dan syarat utamanya harus bisa berbahasa negara itu, misalnya negara yang berbahasa Portugis, seperti Brasil atau Portugal,” terang dia.

Sumardiansyah menjelaskan, penerapan Bahasa Portugis sebaiknya tidak dilakukan secara menyeluruh di Indonesia, namun selektif, sesuai daerah yang relevan sejarah dan budayanya. “Sejarah panjang Portugis pernah menjajah daerah Indonesia Timur, bahasa Portugis relevan di sana, seperti bahasa Tetum di Atambua,” jelasnya.

Dari sisi sejarah, lanjutnya, Portugis memiliki pengaruh besar di wilayah Timur Nusantara, seperti Maluku dan Nusa Tenggara Timur.

Bahkan, jejak budaya Portugis masih terlihat di Jakarta, khususnya di Kampung Tugu, di mana keturunan Portugis (kaum Mardjikers) yang beragama Katolik dahulu dibebaskan dari perbudakan oleh pihak Belanda yang beragama Protestan.

Menurutnya, relevansi bahasa Portugis di Indonesia dapat dikembangkan secara kurikuler di wilayah yang memiliki keterkaitan sejarah dan budaya dengan Portugis.

Namun, ia menekankan bahwa unsur paling penting dalam implementasinya adalah kesiapan guru, bahan ajar, dan kurikulum yang tepat.

Tags: bahasa PortugisFadli Zonmata pelajaranMenbudPrabowo
ADVERTISEMENT

BERITA Lainnya

Sejumlah Gerai Indomaret Tutup Sementara pada 31 Mei dan 1 Juni 2026, Ini Penjelasan Lengkapnya
Nasional

Sejumlah Gerai Indomaret Tutup Sementara pada 31 Mei dan 1 Juni 2026, Ini Penjelasan Lengkapnya

by snc4
1 June 2026

Suaranusantara.com - Kabar mengenai sejumlah gerai Indomaret yang tutup...

Diduga Tabrak Lari, Pengemudi Honda Brio Diamuk Massa di Bekasi
Nasional

Diduga Tabrak Lari, Pengemudi Honda Brio Diamuk Massa di Bekasi

by snc4
1 June 2026

Suaranusantara.com- Sebuah mobil Honda Brio merah bernomor polisi B...

Prabowo Dorong Pengamalan Pancasila untuk Wujudkan Indonesia Makmur

1 June 2026
Menhan Sjafire Sjamsoeddin saat konferensi pers membahas soal geopolitik dan geoekonomi bersama Panglima TNI dan Komisi I DPR RI

Menhan Sjafrie Sjamsoeddin Kenang Ryamizard Ryacudu sebagai Prajurit Teladan bagi TNI

1 June 2026
Lestari Moerdijat

Lestari Moerdijat: Pengamalan Pancasila dalam Keseharian Menjadi Keharusan

1 June 2026
Johan Rosihan

Pancasila di Tengah Kebisingan Politik: Menemukan Kembali Arah Bangsa

1 June 2026

Discussion about this post

POPULER MINGGU INI

Presiden ke 7 RI Joko Widodo atau Jokowi dikabarkan jadi Dewan Pembina PSI (instagram @yusufmuhammad)

Lama Tak Terlihat, Begini Kondisi Terbaru Jokowi

11 months ago
Ketua DPP PDI Perjuangan Andreas Hugo Pareira (Instagram @andreaspareira)

Prabowo Akan Tertibkan Pengamat Tak Suka Pemerintahannya, PDI Perjuangan: Ini Risiko Rakyat yang Telah Memilih

3 months ago
Rupiah Melemah, Dolar AS Kuat (Dok ilustrasi)

Rupiah Menguat Tipis di Tengah Ketegangan Timur Tengah dan Menjelang RDG BI

3 months ago
Komisi III DPR RI Soroti Serangan Air Keras terhadap Aktivis HAM Andrie Yunus

Komisi III DPR RI Soroti Serangan Air Keras terhadap Aktivis HAM Andrie Yunus

3 months ago
Ilustrasi harga emas mulai dari Antam mengalami kenaikan (instagram @sukabumikuid)

Harga Emas Antam Kembali Melemah Buyback Ikut Turun

3 months ago

TOPIK: PEMILU 2024

PDIP Menang Pemilu Tiga Kali Beruntun, Tapi Citra Publik Menurun?

Rekomendasi Rakernas V PDI Perjuangan: Penyalahgunaan Kekuasaan Jadi Biang Kerok Pemilu 2024 Terburuk Sepanjang Sejarah Indonesia

Ketua KPU RI di Laporkan ke DKPP; Lakukan Pelanggaran Kode Etik dengan Cara Merayu sampai Buat Asusila

Djarot Sebut PDIP Akan Layangkan Gugatan Pemilu 2024 ke PTUN

450 ASN di Laporkan ke Bawaslu Atas Dugaan Pelanggaran Netralitas Pemilu 2024

PILIHAN EDITOR

Andreas Hugo Pareira Minta Revisi UU HAM Tetap Jaga Kemandirian Komnas HAM

Pertahankan Hasil Disertasinya, Marinus Gea Tegaskan ESG Bukan Beban, tapi Sumber Nilai Perusahaan

Bocoran Terbaru Samsung Galaxy S26 Ultra: Pengisian Daya Lebih Cepat, Lebih Cerdas?

Soal Kasus Pandji, Marinus Gea: Demokrasi Tak Boleh Kalah oleh Rasa Tersinggung

Marinus Gea Tanggapi Temuan KPAI: Dugaan Pelecehan oleh Polisi Harus Diusut Tuntas

BERITA TERKINI

Matias Fernandez-Pardo
Olahraga

Derby Manchester di Bursa Transfer: City dan United Saling Sikut Demi Matias Fernandez-Pardo

by snc 14
1 June 2026

Suaranusantara.com - Manchester United dan Manchester City dilaporkan tengah membidik target yang sama, yaitu penyerang sayap muda...

Josko Gvardiol

Josko Gvardiol Akhirnya Angkat Bicara Soal Rumor Tinggalkan Manchester City!

1 June 2026

Wakil PM Qatar Temui Prabowo di Istana, Bawa Pesan Khusus dari Emir

1 June 2026

Siapkan Transformasi Bangsa, Prabowo: Harus Berani Ambil Keputusan yang Benar

1 June 2026
Lestari Moerdijat: Generasi Muda Harus Mampu Memahami Diri Sebelum Menjadi Pemimpin

Lestari Moerdijat: Generasi Muda Harus Mampu Memahami Diri Sebelum Menjadi Pemimpin

1 June 2026
Load More

Subscribe to our newsletter

Footer-Suara-Nusantara-Logo

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

  • Disclaimer
  • Karier
  • Kode Etik
  • Info Iklan
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
  • UU Pers

PLATFORM LAINNYA

  • marinus gea
  • storia studio
  • marinus-gea-logo
  • morege

IKUTI KAMI

© 2022 Suara Nusantara. All rights reserved.

 

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Login
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

©2025 SuaraNusantara.com