Suaranusantara.com- Dalam rapat kerja dengan Kementerian Keuangan, Wakil Ketua Komisi XI DPR RI, Dolfie O.F.P, menyoroti rendahnya persentase pertumbuhan PDB sektor usaha pada tahun 2025.
Ia menyampaikan kepada Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa bahwa sejumlah sektor yang seharusnya mampu menjadi motor perekrutan tenaga kerja masih belum memperlihatkan pencapaian yang sesuai target.
Dolfie menyampaikan bahwa hanya sektor pertanian yang saat ini bergerak sesuai arah perencanaan, sementara sektor lain belum menunjukkan performa optimal.
“Yang on the track dan itu baru satu sektor yaitu pertanian, bagaimana dengan sektor-sektor yang lain? Belum terlihat dan kita juga enggak tahu apa kebijakan pemerintah,” ungkap Dolfie.
Ia juga menyatakan kekhawatiran karena pemerintah dinilai belum menyajikan kebijakan yang jelas untuk mendorong pertumbuhan sektor produktif.
Sebagaimana tertuang dalam RPJMN 2025–2029, pertumbuhan ekonomi ditargetkan naik secara bertahap, dari kisaran 5,6%–6,1% di awal periode hingga mencapai 8% pada tahun 2029.
Namun, menurut legislator dari Fraksi PDI-Perjuangan itu, target tersebut sulit tercapai bila kementerian terkait tidak menghasilkan kebijakan yang mampu meningkatkan nilai tambah ekonomi pada sektor-sektor strategis.
Oleh sebab itu, ia mendukung Menteri Keuangan agar dapat mendorong pertumbuhan pada berbagai sektor lapangan usaha. Hal ini mengingat Kementerian Keuangan sudah diberikan kuasa oleh Presiden untuk menentukan kebijakan fiskal termasuk Logical Framework dari program-program Kementerian lembaga.
“Maksud saya sektor-sektor Kementerian lain didorong pak menteri untuk ada kebijakan-kebijakan yang bisa menghasilkan nilai tambah, kalau tidak dan hanya konsumsi terus ya (pertumbuhan ekonomi) segitu terus,” katanya
Menanggapi hal tersebut, Purbaya sendiri berkelakar bahwa banyak pihak yang “ribut” saat sebelumnya ia pernah melakukan hal tersebut. “Tapi kan waktu saya begitu banyak yang ribut,” ujarnya.
Purbaya sendiri menyambut baik dukungan Komisi XI, dan mengatakan pihaknya akan berupaya memastikan penggunaan APBN pada setiap kebijakan Kementerian Lembaga akan memiliki dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi.
“Kalau ditegaskan lagi seperti ini ya saya akan lihat lagi nanti. Saya pikir memang seharusnya kita bisa kontrol, paling tidak uang dipakai yang betul dan bisa menghasilkan impact ke pertumbuhan ekonomi yang baik. Jadi Terima kasih atas dukungannya,” tuturnya.


















Discussion about this post