Suaranusantara.com – Komisi VII DPR RI mendorong pemerintah untuk serius mengembangkan wisata kesehatan sebagai sektor baru penggerak pariwisata sekaligus sumber devisa nasional.
Dorongan tersebut disampaikan Anggota Komisi VII DPR RI dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Athari Gauthi Ardi, dalam Rapat Kerja Komisi VII DPR RI bersama Menteri Pariwisata di Gedung DPR RI, Senayan, Rabu (21/1/2026).
Menurutnya, Indonesia, khususnya Bali, memiliki potensi besar untuk bersaing di tingkat regional maupun global.
“Selama ini banyak masyarakat kita di luar negeri untuk perawatan kesehatan, termasuk layanan kanker dan teknologi lanjutan seperti stem cell. Padahal, di Bali sudah mulai tersedia fasilitas dengan peralatan yang advance dan standar internasional,” ujar Athari.
Ia menekankan bahwa pengembangan wisata kesehatan tidak hanya akan memperluas segmen pasar pariwisata, tetapi juga meningkatkan lama tinggal wisatawan serta mendorong perputaran ekonomi lokal. Athari mencontohkan Malaysia yang telah lebih dulu sukses menjadikan sektor ini sebagai salah satu penyumbang pendapatan negara.
Untuk itu, Athari meminta Kementerian Pariwisata mengambil peran aktif dalam mengoordinasikan promosi dan kebijakan lintas sektor, termasuk Kementerian Kesehatan serta pemerintah daerah, agar layanan kesehatan dan industri pariwisata dapat berjalan selaras.
“Dengan konsep yang matang, wisata kesehatan bisa menjadi wajah baru pariwisata Indonesia, bukan hanya indah untuk dikunjungi, tetapi juga terpercaya untuk perawatan,” tegasnya.


















Discussion about this post