Suaranusantara.com- Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia mengajak seluruh masyarakat untuk bijak dalam menggunakan energi terutama gas Elpiji.
Gas Elpiji biasanya digunakan oleh masyarakat luas untuk rumah tangga alias masak-memasak. Untuk itu, Bahlil mengajak masyarakat hemat menggunakan gas Elpiji saat memasak.
Hal ini dikarenakan kondisi Timur Tengah yang memanas akibat perang antara Amerika Serikat (AS)-Israel vs Iran. Di mana AS-Israel pada Februari 2026 lalu menyerang Iran.
Akibatnya eskalasi serangan di antara tiga negara itu terus terjadi sehingga berdampak bagi perekonomian global.
“Saya memohon, menyarankan agar ayok, kita harus memakai energi dengan bijak. Yang tidak perlu, saya sarankan jangan. Contoh, katakanlah, kalau masak pakai LPG, kalau masakannya udah masak, jangan kompornya boros,” kata Bahlil di Colomadu dalam siaran YouTube Kementerian ESDM, dikutip Jumat 27 Maret 2026.
Pria yang juga menjabat Ketum Partai Golkar ini meminta masyarakat betul-betul bijak dalam menggunakan komoditas energi. Dengan begitu, sambungnya, pasokan energi Indonesia akan lebih baik.
“Karena ini kita harus betul-betul minta bantuan rakyat untuk kita bersama-sama untuk memakai energi yang bijaksana. Kalau ini kita mampu lakukan bersama-sama Insyaallah energi kita ke depan akan semakin baik,” katanya.
Dalam kesempatan yang sama, Bahlil mengaku diperintahkan Presiden Prabowo Subianto untuk mencari sumber pasokan minyak setelah terdampak krisis akibat perang Iran dengan AS-Israel. Dia menegaskan pemerintah akan mengoptimalkan pasokan yang ada di dalam negeri.
“Bapak Presiden semalam memerintahkan kepada saya dan tim untuk segera mencari pasokan-pasokan minyak kita dari hampir semua negara. Kemudian mengoptimalkan semua energi yang ada pada kita,” ujarnya.


















Discussion about this post