Suaranusantara.com- Pengunduran diri Kepala Badan Intelijen Strategis TNI, Yudi Abrimantyo, menuai respons positif dari Anggota Komisi I DPR RI TB Hasanuddin.
Ia menilai langkah tersebut sebagai bentuk tanggung jawab moral yang kuat, khususnya dalam merespons dugaan pelanggaran yang melibatkan jajaran di bawahnya.
TB Hasanuddin menekankan bahwa sikap tersebut mencerminkan komitmen terhadap integritas dan akuntabilitas dalam institusi.
Kasus ini berkaitan dengan polemik penyiraman air keras terhadap aktivis Andrie Yunus yang merupakan bagian dari KontraS.
Menurutnya, langkah mundur yang diambil Yudi Abrimantyo menjadi contoh konkret kepemimpinan yang bertanggung jawab.
Ia pun berharap sikap serupa dapat menjadi inspirasi bagi pejabat lain dalam menjalankan tugasnya.
“Ini menjadi contoh yang baik dan semoga bisa ditiru oleh kita semua,” kata TB Hasanuddin dalam keterangan tertulis yang dikutip Parlementaria, Jumat (27/3/2026).
Namun, dia menegaskan bahwa pengunduran diri tersebut tidak boleh menghentikan proses penegakan hukum. Legislator dari Fraksi PDI Perjuangan (PDIP) itu meminta penyelidikan kasus penyiraman air keras kepada aktivis KontraS Andrie Yunus tetap dilanjutkan secara menyeluruh dan transparan.
Menurut dia, penyelidikan harus terus diungkap, bukan hanya pelaku di lapangan, melainkan juga mengusut aktor yang merancang atau berada di balik peristiwa tersebut. “Ini penting agar tidak menimbulkan pertanyaan dan kekecewaan di tengah masyarakat,” katanya.
Selain itu, dia menyampaikan bahwa DPR RI memiliki peran pengawasan, termasuk melalui tim atau mekanisme pengawasan intelijen yang harus bekerja secara sungguh-sungguh untuk memastikan kasus ini terbuka dan jelas bagi publik.
Sebelumnya, Markas Besar TNI mengatakan jabatan Kepala Badan Intelijen Strategis (Kabais) yang dijabat Letjen TNI Yudi Abrimantyo telah diserahkan, imbas pengusutan kasus penyiraman air keras kepada aktivis KontraS Andrie Yunus.
Namun demikian, TNI belum menjelaskan seluruh hal tersebut dengan rinci.
“Jadi kami perlu sampaikan di sini, sebagai bentuk pertanggungjawaban hari ini telah dilaksanakan penyerahan jabatan Kabais,” kata Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Mabes TNI Mayjen TNI Aulia Dwi Nasrullah saat jumpa pers di Mabes TNI, Jakarta.


















Discussion about this post