Suaranusantara.com- Kegiatan Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan yang berlangsung pada 11 Maret 2026 di Ciputat menjadi momentum penting untuk meneguhkan kembali peran Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara. Dalam kegiatan tersebut, anggota DPR RI Komisi XIII, Marinus Gea, menekankan bahwa Pancasila harus menjadi pedoman utama dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Marinus Gea menyampaikan bahwa tantangan zaman saat ini tidak hanya datang dari luar, tetapi juga dari dalam, terutama dalam bentuk lunturnya nilai-nilai kebangsaan di tengah masyarakat. Menurutnya, Pancasila tidak boleh hanya dipahami secara normatif, tetapi harus diimplementasikan secara nyata dalam kehidupan sehari-hari.
Ia menegaskan, “Pancasila adalah fondasi utama bangsa Indonesia. Nilai-nilai yang terkandung di dalamnya harus menjadi pegangan dalam setiap tindakan, baik di lingkungan keluarga, masyarakat, maupun dalam kehidupan bernegara.”
Lebih lanjut, Marinus mengingatkan bahwa keberagaman yang dimiliki Indonesia merupakan kekuatan yang harus dijaga dengan semangat persatuan. Dalam konteks tersebut, Pancasila berperan sebagai perekat yang mampu menyatukan berbagai perbedaan.
Ia juga menyoroti pentingnya peran generasi muda dalam menjaga eksistensi Pancasila. Menurutnya, generasi muda harus mampu menjadi agen perubahan yang tidak hanya memahami, tetapi juga mengamalkan nilai-nilai Pancasila di tengah perkembangan teknologi dan globalisasi.
“Generasi muda harus menjadi garda terdepan dalam menjaga nilai-nilai Pancasila. Jangan sampai kita kehilangan jati diri bangsa hanya karena tergerus oleh pengaruh luar,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, peserta tampak antusias mengikuti pemaparan materi dan diskusi yang berlangsung. Sosialisasi ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga nilai-nilai kebangsaan, khususnya Pancasila, sebagai dasar kehidupan bernegara.


















Discussion about this post