SuaraNusantara.com– Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Banten melaporkan zakat, infak dan sedekah (ZIS) yang terkumpul hingga bulan Maret mencapai Rp12 miliar. Wakil Gubernur (Wagub) Dimyati Natakusumah menekankan agar penyalurannya tepat sasaran.
“Misalnya program bantuan renovasi Rumah Tidak Layah Huni (RTLH) untuk masyarakat yang sudah tidak produktif atau lansia dan disabilitas,” kata Dimyati saat Rakor dengan Baznas Banten, di Kota Serang, dikutip pada, Rabu (8/4).
Bantuan yang disalurkan Baznas harus berdasarkan informasi di lapangan. Pasalnya kata Dimyati, saat berkunjung ke masyarakat, ia pernah didatangi seorang lansia yang meminta bantuan untuk renovasi RTLH.
“Pilihlah mustahik yang betul-betul membutuhkan,” pesan Dimyati.
Sementara untuk warga masih dalam kategori produktif atau generasi muda, bantuan yang digulirkan bisa berupa permodalan.
Kata Dimyati, sebagai salah satu lembaga pendukung program pemerintah dalam pengentasan kemiskinan dan pemberdayaan masyarakat, Baznas didorong terus berinovasi dan punya terobosan untuk meningkatkan pengumpulan.
“Bantuan Banzas cukup efektif. Maka harus melakukan inovasi atau terobosan berbeda agar terjadi peningkatan,” pesan dia.
“Baznas lembaga pemerintah nonstruktural sehingga harus bisa membantu pemerintah, termasuk dalam pemberantasan kemiskinan dan pemberdayaan masyarakat. Sifatnya membantu pemerintah di bidang cash program,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Baznas Banten Wawan Wahyuddin mengaku, pihaknta meluncurkan gerakan infak pelajar tingkat SMA dan SMK pada 10 April mendatang.
“Serta rencana sosialisasi zakat, infak, sedekah kepada pelaku industri di Cikupa, Kabupaten Tangerang,” ungkap Wawan.
Hingga Maret 2026, ujar Wawan, pengumpulan ZIS mencapai Rp 12 miliar dengan rincian sekitar 70 persen atau Rp8 miliar dikelola oleh UPZ Baznas Pemprov Banten dan 30 persen atau Rp4 miliar dikelola oleh Baznas. Sementara untuk ZIS Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemprov Banten, dalam satu tahun bisa mencapai Rp19 miliar atau Rp1,6 miliar per bulan.(Def)


















Discussion about this post