Suaranusantara.com – Direktorat Jenderal Perhubungan Laut terus mendorong optimalisasi Barang Milik Negara (BMN) sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas layanan publik. Salah satunya melalui penandatanganan naskah perjanjian hibah dengan Pemerintah Kabupaten Mamuju yang digelar di Jakarta, Senin (13/4).
Sekretaris Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, Lollan Panjaitan, menyampaikan bahwa langkah ini merupakan bagian dari penataan aset yang terdampak proyek pelebaran Jalan Ring Road Arteri Mamuju. Ia menekankan pentingnya pemanfaatan aset negara secara tepat guna.
Dalam skema hibah tersebut, pemerintah pusat menyerahkan aset berupa tanah seluas 330 meter persegi dan pagar permanen seluas 48 meter persegi yang sebelumnya dikelola oleh UPP Kelas III Mamuju kepada pemerintah daerah.
Sebagai bentuk timbal balik, Pemerintah Kabupaten Mamuju memberikan hibah lahan seluas 2.400 meter persegi kepada Ditjen Perhubungan Laut. Lahan ini akan digunakan untuk pembangunan kantor baru UPP Kelas III Mamuju.
Menurut Lollan, seluruh proses hibah telah melalui mekanisme yang sesuai dengan ketentuan perundang-undangan, termasuk mendapatkan persetujuan dari Kementerian Keuangan melalui KPKNL Mamuju serta penetapan melalui Keputusan Menteri Perhubungan.
“Ini menunjukkan bahwa pengelolaan BMN dilakukan secara profesional, akuntabel, dan memberikan nilai tambah nyata bagi pelayanan publik,” kata Lollan dalam keterangannya, Senin (13/4).
Ia menegaskan bahwa pengelolaan BMN harus dilakukan secara profesional dan akuntabel agar dapat memberikan nilai tambah, khususnya dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Pembangunan kantor baru UPP Kelas III Mamuju diharapkan mampu meningkatkan efisiensi operasional serta memperkuat layanan kepelabuhanan di wilayah tersebut.
Sementara itu, Bupati Mamuju, Sitti Sutinah Suhardi, menyambut baik hibah tersebut dan menilai pengembangan pelabuhan akan berdampak pada peningkatan konektivitas serta pertumbuhan ekonomi daerah.
“Kami siap mensupport apa pun yang bisa kami lakukan agar pelabuhan berjalan sesuai harapan. Potensi hasil pertanian di Mamuju sangat besar dan bisa didistribusikan melalui pelabuhan,” pungkasnya.


















Discussion about this post