Suaranusantara.com- Presiden RI Prabowo Subianto pada Jumat 24 April 2026 memanggil Menteri Investasi dan Hilirisasi, Rosan Roeslani ke kediaman pribadinya di Hambalang, Sentul, Bogor-Jawa Barat pada Jumat 24 April 2026.
Rosan yang juga CEO Danantara mengatakan, dirinya dipanggil Prabowo guna membahas sejumlah hal di antaranya percepatan hilirisasi hingga penguatan program Danantara.
“Terima kasih Bapak Presiden @prabowo atas arahan terkait percepatan hilirisasi dan penguatan program prioritas Danantara, hari ini di Hambalang,” kata Rosan dalam unggahannya di akun media sosial Instagram @rosanroeslani dilihat Sabtu 25 April 2026.
Rosan berharap investasi di Tanah Air dapat semakin terbuka dan meningkat.
“Investasi di Indonesia insyaallah semakin bernilai tambah, membuka lebih banyak lapangan kerja, serta menggerakkan industri nasional agar semakin kompetitif,” ujar dia.
Sebelumnya, Rosan menyampaikan pesan Prabowo soal investasi. Menurutnya, Kepala Negara berharap agar investasi yang masuk ke Indonesia harus bisa menciptakan lapangan pekerjaan di dalam negeri.
“Pesan dari beliau tentunya adalah investasi yang masuk ini, ya dari segi yang tadi saya sampaikan, penciptaan lapangan pekerjaannya juga harus tumbuh secara baik, benar, dan juga berkualitas. Itu arahan Bapak Presiden,” kata Rosan usai rapat bersama Presiden Prabowo di Istana, Jakarta, Selasa 21 April 2026.
Rosan menegaskan, hal ini sangat penting dan harus segera diakselerasi. Prabowo juga meminta agar jangan sampai ada regulasi yang menghambat investasi.
“Jangan sampai ada regulasi-regulasi kita yang justru menghambat. Peraturan-peraturan kita yang justru menghambat. Pertek-pertek itu juga harus, kata Bapak Presiden, itu juga kalau menghambat tidak perlu ada,” tuturnya.
Selain itu, Prabowo juga disebut meminta Rosan agar terus meningkatkan iklim investasi yang ada di Indonesia.
“Kita lihat benchmarking-nya dengan negara-negara ASEAN, dengan peraturan-peraturan OECD dan yang lain-lainnya. Jadi itu sih arah Bapak Presiden,” imbuhnya.
Rosan juga melaporkan realisasi investasi di kuartal pertama pada tahun 2026 ini. Rosan mengatakan, realisasi investasi kuartal pertama ini melebihi target yang ditetapkan.
“Realisasi investasi di 2026 ini, tadi di kuartal pertama saya melaporkan bahwa alhamdulillah tercapai pencapaian Rp498,79 triliun atau 100,36 persen dari target Rp497 triliun, dan itu adalah peningkatan 7,22 persen year on year-nya,” ungkap Rosan.


















Discussion about this post