Suara Nusantara
Advertisement
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
Home Nasional

Rekomendasi Komnas HAM Soal Evaluasi MBG, Marinus Gea: Kaji Serius dan Proporsional

snc4 by snc4
23 June 2026
in Nasional
Reading Time: 2 mins read
A A
Marinus Gea (Foto Suaranusantara)

Marinus Gea (Foto Suaranusantara)

2
SHARES
15
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Suaranusantara.com– Anggota DPR RI Komisi XIII, Marinus Gea, menilai rekomendasi Komnas HAM terkait evaluasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) perlu dicermati secara objektif dan proporsional.

Menurutnya, perhatian utama yang disampaikan Komnas HAM bukanlah kritik terhadap tujuan program, melainkan terhadap aspek tata kelola dan mekanisme pengawasan yang diterapkan dalam pelaksanaannya.

Hal itu disampaikan Marinus Gea menanggapi usulan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) yang mendesak pemerintah merevisi Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 115 Tahun 2025 tentang Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Revisi dinilai diperlukan untuk memperkuat tata kelola program agar lebih partisipatif, transparan, akuntabel, dan berkeadilan sesuai prinsip hak asasi manusia.

BACAJUGA

Ribuan Massa dari Berbagai Daerah Turun ke Jakarta, Dukung Kebijakan Kerakyatan Prabowo

Natalius Pigai Angkat Bicara Terkait MBG Terindikasi Pelanggaran HAM

Baca Juga: Kritisi Belanja Renovasi, Marinus Gea Minta Anggaran MPR Difokuskan untuk Tugas Konstitusional

Marinus menjelaskan bahwa publik perlu memahami substansi rekomendasi Komnas HAM secara utuh agar tidak menimbulkan persepsi yang keliru terhadap Program Makan Bergizi Gratis.

“Yang perlu dipahami, Komnas HAM tidak sedang mengkritik tujuan pemberian makan bergizi kepada masyarakat. Yang menjadi perhatian adalah aspek tata kelola, terutama ketika satu lembaga berfungsi sekaligus sebagai regulator, pelaksana, dan pengawas. Ini perlu dikaji secara serius agar akuntabilitas publik tetap terjaga,” ujar Marinus Gea. Selasa (23/6).

Meski demikian, ia mengingatkan agar rekomendasi tersebut tidak serta-merta dijadikan dasar untuk melakukan revisi besar-besaran terhadap Peraturan Presiden yang menjadi landasan pelaksanaan program. Menurutnya, dalam tahap awal pelaksanaan program nasional berskala besar, pemerintah sering kali memerlukan tingkat sentralisasi tertentu untuk menjaga konsistensi implementasi di berbagai daerah.

Karena itu, Marinus meminta seluruh pihak melihat setiap rekomendasi secara proporsional dan berbasis data agar tidak menghambat tujuan utama program.

“Jangan sampai upaya memperbaiki tata kelola justru menghambat percepatan pelaksanaan program yang manfaatnya sangat dibutuhkan masyarakat. Karena itu, setiap rekomendasi harus dilihat secara proporsional dan berbasis data,” katanya.

Baca Juga: Natalius Pigai Angkat Bicara Terkait MBG Terindikasi Pelanggaran HAM

Lebih lanjut, Marinus menilai salah satu aspek yang perlu mendapat perhatian adalah pembagian fungsi regulator, operator, dan pengawas di lingkungan Badan Gizi Nasional (BGN).

Menurutnya, DPR perlu meminta penjelasan yang rinci untuk memastikan tidak terjadi tumpang tindih kewenangan yang berpotensi menurunkan tingkat akuntabilitas program.

Selain tata kelola kelembagaan, Marinus menegaskan bahwa aspek keamanan pangan harus menjadi prioritas utama dalam pelaksanaan Program MBG. Ia menyebut isu tersebut sangat sensitif karena berkaitan langsung dengan keselamatan para penerima manfaat.

“Keamanan pangan adalah isu yang paling sensitif karena berkaitan langsung dengan keselamatan penerima manfaat. Oleh karena itu, pengawasan terhadap aspek ini harus diperkuat dan dilakukan secara berkelanjutan,” tegasnya.

Marinus juga mendorong agar ukuran keberhasilan Program MBG tidak hanya diukur dari jumlah penerima manfaat maupun jumlah dapur yang beroperasi. Menurutnya, keberhasilan program harus dilihat dari dampak nyata yang dirasakan masyarakat.

“Kita perlu mengukur apakah program ini benar-benar meningkatkan kualitas gizi masyarakat, menurunkan angka stunting, memperbaiki kesehatan anak, dan menjamin keamanan pangan. Itu yang seharusnya menjadi ukuran keberhasilan utama,” ujarnya.

Baca Juga: Advokat Firdaus Oiwobo Laporkan Eks Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto ke Polisi: Hina Prabowo dan Fitnah Program MBG

Terkait usulan revisi Perpres BGN, Marinus meminta DPR tidak terburu-buru mengambil kesimpulan akhir.

Ia menilai proses pemantauan yang dilakukan Komnas HAM masih berjalan sehingga diperlukan data dan keterangan yang lebih komprehensif dari berbagai pihak, termasuk BGN, Kementerian Kesehatan, BPKP, dan pemerintah daerah.

“Bagi DPR, substansi terpenting bukanlah apakah Perpres direvisi atau tidak, melainkan memastikan Program MBG memiliki sistem check and balance yang kuat. Fokus kita harus pada pemisahan fungsi pengaturan, pelaksanaan dan pengawasan, penguatan keamanan pangan, transparansi penggunaan anggaran, serta pengukuran keberhasilan berbasis kualitas gizi,” kata Marinus.

Ia menambahkan, apabila aspek-aspek tersebut dapat diperkuat, maka tujuan besar Program Makan Bergizi Gratis akan tetap dapat tercapai tanpa mengorbankan prinsip akuntabilitas publik dan tata kelola pemerintahan yang baik.

Tags: Komisi XIII DPR RIMarinus GeaMBGRekomendasi Komnas HAM
ADVERTISEMENT

BERITA Lainnya

Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok bicara soal aksi demo mahasiswa (Instagram @bisnishackcom)
Nasional

Ahok Bicara Soal Aksi Demo Mahasiswa: Kenapa Pemerintah Takut Didemo?

by Feri Spt
23 June 2026

Suaranusantara.com- Mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau...

Menko Bidang Pangan Zulkifli Hasan atau Zulhas akui BGN banyak masalah (Instagram @zul.hasan)
Nasional

Akui BGN Banyak Masalah, Zulhas: Internalnya Dulu Dibenahi

by Feri Spt
23 June 2026

Suaranusantara.com- Badan Gizi Nasional (BGN) beberapa waktu ini menjadi...

Puluhan ribu motor listrik BGN yang kini tersimpan dalam gudang. Kabarnya DPR ingin motor listrik dihibahkan untuk guru honorer (Instagram @lugnutz_aj)

DPR Setujui Motor Listrik BGN Dihibahkan untuk Guru Honorer, Begini Kata Kejaksaan

23 June 2026
Menkeu Purbaya bicara soal pengadaan motor listrik BGN (Instagram @hype.moment)

Purbaya: Saya ‘Kecele’ Soal Pengadaan Motor Listrik BGN

23 June 2026
Pertemuan antara tokoh GNB dengan Presiden ke 5 RI Megawati Soekarnoputri di Megawati Institute, Menteng, Jakarta Pusat (Instagram @anwarsaragih_)

Bertemu Megawati di Menteng, Pendeta Gultom: Bentuk Keprihatinan Atas Kondisi Bangsa

23 June 2026
GNB bertemu Megawati Soekarnoputri selama kurang lebih dua jam di Megawati Institute, Menteng Jakarta Pusat Senin 22 Juni 2026 (Instagram @anwarsaragih_)

Megawati Soekarnoputri dan GNB Bertemu Dua Jam, Singgung RUU Polri

23 June 2026

Discussion about this post

POPULER MINGGU INI

Rupiah Melemah, Dolar AS Kuat (Dok ilustrasi)

Rupiah Menguat Tipis di Tengah Ketegangan Timur Tengah dan Menjelang RDG BI

3 months ago
Presiden ke 7 RI Joko Widodo atau Jokowi dikabarkan jadi Dewan Pembina PSI (instagram @yusufmuhammad)

Lama Tak Terlihat, Begini Kondisi Terbaru Jokowi

11 months ago
Ketua DPP PDI Perjuangan Andreas Hugo Pareira (Instagram @andreaspareira)

Prabowo Akan Tertibkan Pengamat Tak Suka Pemerintahannya, PDI Perjuangan: Ini Risiko Rakyat yang Telah Memilih

3 months ago
Komisi III DPR RI Soroti Serangan Air Keras terhadap Aktivis HAM Andrie Yunus

Komisi III DPR RI Soroti Serangan Air Keras terhadap Aktivis HAM Andrie Yunus

3 months ago
Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta Kamdani tanggapi soal kebijakan WFH (Instagram @shibtawidjajakamdani)

Begini Kata Pengusaha Soal Opsi WFH Demi Hemat BBM Imbas Perang Timur Tengah

3 months ago

TOPIK: PEMILU 2024

PDIP Menang Pemilu Tiga Kali Beruntun, Tapi Citra Publik Menurun?

Rekomendasi Rakernas V PDI Perjuangan: Penyalahgunaan Kekuasaan Jadi Biang Kerok Pemilu 2024 Terburuk Sepanjang Sejarah Indonesia

Ketua KPU RI di Laporkan ke DKPP; Lakukan Pelanggaran Kode Etik dengan Cara Merayu sampai Buat Asusila

Djarot Sebut PDIP Akan Layangkan Gugatan Pemilu 2024 ke PTUN

450 ASN di Laporkan ke Bawaslu Atas Dugaan Pelanggaran Netralitas Pemilu 2024

PILIHAN EDITOR

Andreas Hugo Pareira Minta Revisi UU HAM Tetap Jaga Kemandirian Komnas HAM

Pertahankan Hasil Disertasinya, Marinus Gea Tegaskan ESG Bukan Beban, tapi Sumber Nilai Perusahaan

Bocoran Terbaru Samsung Galaxy S26 Ultra: Pengisian Daya Lebih Cepat, Lebih Cerdas?

Soal Kasus Pandji, Marinus Gea: Demokrasi Tak Boleh Kalah oleh Rasa Tersinggung

Marinus Gea Tanggapi Temuan KPAI: Dugaan Pelecehan oleh Polisi Harus Diusut Tuntas

BERITA TERKINI

Presiden ke 5 RI sekaligus Ketum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menerima kedatangan tokoh-tokoh GNB, Senin 22 Juni 2026 di Megawati Institute, Menteng, Jakarta Pusat (Instagram @kabarindo24jamnews)
Nasional

Sejumlah Tokoh GNB Ada Kardinal Suharyo, Romo Magnis hingga Sinta Nuriyah Temui Megawati Soekarnoputri di Menteng, Ada Apa?

by Feri Spt
23 June 2026

Suaranusantara.com- Sejumlah tokoh Gerakan Nurani Bangsa (GNB) di antaranya Kardinal Suharyo, Romo Franz Magnis, pendeta Gomar Gultom,...

Waketum PKB Jazilul Fawaid tanggapi arahan Presiden ke 7 RI Joko Widodo atau Jokowi minta Prabowo-Gibran dua periode (Instagram @suarapublik_)

Jokowi Minta Prabowo-Gibran Dua Periode, Waketum PKB Bilang Begini

23 June 2026
Presiden RI Prabowo Subianto resmi teken UU Polri (Instagram @prabowo)

Sah! Prabowo Resmi Teken UU Polri, Usia Pensiun Kapolri Diperpanjang

23 June 2026
Dirut PLN Darmawan Prasodjo usai menemui Presiden RI Prabowo Subianto bahas soal pemadaman listrik (Instagram @rri_manado)

Temui Prabowo, Dirut PLN Lapor Pemadaman Listrik Mulai Berkurang

23 June 2026

Pesan Jokowi untuk Kader PSI: Turun ke Masyarakat dan Dengarkan Aspirasi Rakyat

23 June 2026
Load More

Subscribe to our newsletter

Footer-Suara-Nusantara-Logo

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

  • Disclaimer
  • Karier
  • Kode Etik
  • Info Iklan
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
  • UU Pers

PLATFORM LAINNYA

  • marinus gea
  • storia studio
  • marinus-gea-logo
  • morege

IKUTI KAMI

© 2022 Suara Nusantara. All rights reserved.

 

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Login
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

©2025 SuaraNusantara.com