Suaranusantara.com- Menteri Kebudayaan (Menbud) Fadli Zon pada Selasa 1 September 2026 menghadap Presiden Prabowo Subianto di Hambalang, Sentul, Bogor, Jawa Barat.
Fadli Zon yang juga Ketua Dewan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan mengusulkan sejumlah tokoh sebagai penerima tanda jasa dan kehormatan.
Hal ini disampaikan Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya melalui laman media sosial Instagram @sekretariat.kabinet.
“Usulan tersebut berkaitan dengan pemberian gelar, tanda jasa, dan tanda kehormatan kepada sejumlah tokoh dan insan masyarakat yang dinilai telah memberikan jasa dan kontribusi serta manfaat istimewa bagi masyarakat, bangsa dan negara, serta memiliki rekam jejak pengabdian yang patut dihargai dan menjadi teladan bagi masyarakat,” kata Teddy dalam keterangan di akun Instagramnya, dilihat Rabu 2 September 2026.
Prabowo, kata Teddy akan mempertimbangkan usulan tersebut sesuai dengan peraturan perundang-undangan.
“Laporan tersebut selanjutnya menjadi bahan pertimbangan Presiden dalam menentukan pemberian gelar, tanda jasa, dan tanda kehormatan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan,” ujarnya.
Sebelumnya, Prabowo juga menggelar rapat terbatas dengan sejumlah menteri membahas peningkatan kualitas hunian layak dan terjangkau. Sejalan dengan itu, pemerintah terus mendorong pembenahan lingkungan permukiman secara menyeluruh.
“Rapat membahas upaya menghadirkan rumah yang lebih layak dan terjangkau, termasuk kebijakan untuk meringankan akses pembiayaan perumahan agar semakin banyak masyarakat dapat memiliki rumah,” kata Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dalam keterangannya, Selasa 1 September 2026.
Teddy menyebut sejak 2025 hingga kini, program bedah rumah yang dilakukan pemerintah sudah menjangkau 400 ribu unit.


















Discussion about this post