Suara Nusantara
Advertisement
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
Home Nasional

Nasib Orangutan Tapanuli: Baru Ditemukan, Langsung Masuk Daftar Hampir Punah

Suara Nusantara by Suara Nusantara
4 November 2017
in Nasional
Reading Time: 2 mins read
A A
Pongo Tapanuliensis atau Orangutan Tapanuli (Foto: Kementerian LHK)

Pongo Tapanuliensis atau Orangutan Tapanuli (Foto: Kementerian LHK)

2
SHARES
16
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
Pongo Tapanuliensis atau Orangutan Tapanuli (Foto: Kementerian LHK)

Jakarta-SuaraNusantara

Tim peneliti gabungan menemukan spesies orangutan baru di hutan Indonesia, tepatnya di kawasan terisolir di Batang Toru, Kabupaten Tapanuli, Sumatera Utara. Spesies itu diberi nama Orangutan Tapanuli (Pongo Tapanuliensis).

Orangutan Tapanuli ini secara resmi menjadi spesies orangutan ketiga setelah Orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus) dan Orangutan Sumatra (Pongo abelii).

BACAJUGA

Perkuat Aparat Hukum, Prabowo Janji Bakal Penuhi Personel BPKP, KPK hingga Kejagung

Prabowo Peringatkan Mitra MBG Nakal: Kembalilah ke Jalan yang Benar

“Pemerintah Indonesia sangat gembira dan bangga terhadap penemuan ini,” ujar Menteri LHK, Siti Nurbaya Bakar, di Jakarta, beberapa saat lalu.

 

Meski secara resmi baru disahkan sekarang, namun keberadaan Orangutan Tapanuli sebenarnya telah diketahui sejak tahun 1997. Namun saat itu,  Orangutan Tapanuli dianggap Orangutan Sumatra yang berada di wilayah selatan.

Namun penelitian terbaru dalam bidang genetika, morfologi, ekologi, dan perilaku, ternyata Orangutan Tapanuli harus dipisahkan menjadi spesies tersendiri. Bahkan Orangutan Tapanuli diduga merupakan nenek moyang dari Orangutan Kalimantan dan Orangutan Sumatera.

Analisis dari 37 genome, kode untuk susunan biologis masing-masing binatang, yang utuh dari orangutan ini memperlihatkan mereka terpisah dari keluarga Orangutan Kalimantan kurang dari 700.000 tahun lalu, waktu yang tergolong singkat dalam masa evolusi.

Sementara Prof Serge Wich dari Universitas John Moores Liverpool memusatkan perhatiannya pada ‘karakter bunyinya’, yaitu suara yang keras dari orangutan jantan untuk mengumumkan kehadirannya.

“Bunyi itu bisa sampai sejauh satu kilometer di dalam hutan,” jelas Prof Wich.

“Jika Anda melihat bunyi-bunyi itu, Anda bisa memecahnya terpisah-pisah dan kami menemukan perbedaan yang tidak kentara antara bunyi mereka dan populasi lainnya.”

Keping terakhir dari kebingungan -yang juga merupakan perbedaan halus namun konsisten- adalah perbedaan dalam bentuk tengkorak antara orangutan Sumatra, Borneo, dengan Tapanuli.

Peneliti juga menduga Orangutan Tapanuli merupakan keturunan langsung dari nenek moyang orangutan modern yang berpindah dari Dataran Asia pada masa Pleistosen (+ 3.4 juta tahun silam).

Orangutan yang menghuni kawasan hutan di Ekosistem Batang Toru ini membutuhkan perhatian lebih lantaran populasinya tak lebih dari angka 800 individu. Selain itu, belum seluruh areal tinggal mereka punya status perlindungan.

Dalam hasil riset yang diterbitkan di jurnal Current Biology, tim -yang terdiri dari para peneliti Universitas Zurich, Universitas John Moores Liverpool, dan Sumatran Orangutan Conservation Programme– mengatakan Orangutan Tapanuli merupakan spesies kera yang kelangsungannya paling terancam di dunia.

“Amat mengkhwatirkan,” tambah Prof Wich, “menemukan sesuatu yang baru dan kemudian langsung menyadari bahwa kita harus menyatukan semua upaya kita sebelum kehilangannya.”

 

Tim gabungan yang berhasil menemukan spesies Orangutan Tapanuli ini terdiri dari para peneliti Universitas Nasional (UNAS), Institut Pertanian Bogor (IPB), Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), dengan Yayasan Ekosistem Lestari Program Konservasi Orangutan Sumatra (YEL-SOCP) dan berbagai universitas lain di mancanegara, sejumlah tim peneliti yang bergerak di bidang genomik-genetika konservasi, morfologi, ekologi, serta perilaku primata.

Penulis: Yono D

ADVERTISEMENT

BERITA Lainnya

Presiden RI Prabowo Subianto puji SPPG Polri (Instagram @presidenrepublikindonesia)
Nasional

Puji SPPG Polri, Prabowo: Dapur MBG Terbaik, Nasinya Uenak Pulen

by Feri Spt
4 June 2026

Suaranusantara.com- Presiden RI Prabowo Subianto di hadapan 12.000 penggerak...

Presiden RI Prabowo Subianto angkat bicara terkait pencopotan Dadan Hindayana dari Kepala BGN (Instagram @presidenrepublikindonesia)
Nasional

Prabowo Akui Berat Copot Dadan Hindayana Cs: Sedih Mengganti Orang yang Saya Sayangi

by Feri Spt
4 June 2026

Suaranusantara.com- Presiden RI Prabowo Subianto mengaku berat saat mengambil...

Nanik S Deyang Kepala BGN yang baru lapor ke Presiden RI Prabowo Subianto (Instagram @sekretariat.kabinet)

Hari Pertama Jabat Kepala BGN, Nanik S Deyang Sampaikan Laporan ke Prabowo

4 June 2026
Presiden RI Prabowo Subianto copot Dadan Hindayana dari Kepala BGN (Instagram @netramedia.id)

Prabowo Beberkan Alasan Copot Dadan Hindayana Cs dari Pimpinan BGN

4 June 2026
Eks Kepala BGN Dadan Hindayana kenakan rompi pink tahanan Kejagung usai ditetapkan sebagai tersangka korupsi tata kelola MBG (Instagram @winnews_)

Kronologi Penangkapan hingga Penetapan Dadan Hindayana Cs sebagai Tersangka Kasus Korupsi MBG, Ditetapkan Selang Sehari Dicopot dari Pimpinan BGN

4 June 2026
Presiden RI Prabowo Subianto angkat bicara terkait penetapan tersangka Dadan Cs atas kasus korupsi MBG (Instagram @bitorexpost)

Dadan Hindayana Ditangkap Resmi Tersangka Korupsi MBG, Prabowo Tanggapi Begini

4 June 2026

POPULER MINGGU INI

Ketua DPP PDI Perjuangan Andreas Hugo Pareira (Instagram @andreaspareira)

Prabowo Akan Tertibkan Pengamat Tak Suka Pemerintahannya, PDI Perjuangan: Ini Risiko Rakyat yang Telah Memilih

3 months ago
Rupiah Melemah, Dolar AS Kuat (Dok ilustrasi)

Rupiah Menguat Tipis di Tengah Ketegangan Timur Tengah dan Menjelang RDG BI

3 months ago
Salah satu twibbon Lebaran 2026 (twibbonize.com)

Idulfitri 1447 H Segera Tiba, Berikut Link Twibbon Lebaran 2026 Download Gratis Langsung Pejeng Status di Medsos

3 months ago
Ilustrasi harga emas mulai dari Antam mengalami kenaikan (instagram @sukabumikuid)

Harga Emas Antam Kembali Melemah Buyback Ikut Turun

3 months ago
Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta Kamdani tanggapi soal kebijakan WFH (Instagram @shibtawidjajakamdani)

Begini Kata Pengusaha Soal Opsi WFH Demi Hemat BBM Imbas Perang Timur Tengah

3 months ago

TOPIK: PEMILU 2024

PDIP Menang Pemilu Tiga Kali Beruntun, Tapi Citra Publik Menurun?

Rekomendasi Rakernas V PDI Perjuangan: Penyalahgunaan Kekuasaan Jadi Biang Kerok Pemilu 2024 Terburuk Sepanjang Sejarah Indonesia

Ketua KPU RI di Laporkan ke DKPP; Lakukan Pelanggaran Kode Etik dengan Cara Merayu sampai Buat Asusila

Djarot Sebut PDIP Akan Layangkan Gugatan Pemilu 2024 ke PTUN

450 ASN di Laporkan ke Bawaslu Atas Dugaan Pelanggaran Netralitas Pemilu 2024

PILIHAN EDITOR

Andreas Hugo Pareira Minta Revisi UU HAM Tetap Jaga Kemandirian Komnas HAM

Pertahankan Hasil Disertasinya, Marinus Gea Tegaskan ESG Bukan Beban, tapi Sumber Nilai Perusahaan

Bocoran Terbaru Samsung Galaxy S26 Ultra: Pengisian Daya Lebih Cepat, Lebih Cerdas?

Soal Kasus Pandji, Marinus Gea: Demokrasi Tak Boleh Kalah oleh Rasa Tersinggung

Marinus Gea Tanggapi Temuan KPAI: Dugaan Pelecehan oleh Polisi Harus Diusut Tuntas

BERITA TERKINI

Dadan Hindayana eks Kepala BGN resmi tersangka korupsi MBG (Instagram @garutupdate_)
Nasional

Wow! Ternyata Ini Daftar Belanja yang Dimark-up Dadan Hindayana Cs hingga Berujung Penetapan Tersangka Korupsi MBG

by Feri Spt
4 June 2026

Suaranusantara.com- Dadan Hindayana namanya tengah menjadi perbincangan, bukan karena prestasinya melainkan lantaran dirinya resmi ditetapkan sebagai tersangka...

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana kenakan rompi pink tahanan Kejagung, resmi tersangka kasus korupsi MBG (dok Istimewa)

Sehari Usai Dicopot, Dadan Hindayana Cs Resmi Ditetapkan Tersangka Korupsi MBG

4 June 2026
Waldemar Anton

Michael Carrick Bidik Waldemar Anton, Impian ke Premier League Jadi ‘Kartu As’!

3 June 2026
Denzel Dumfries

Real Madrid Tebus Murah Klausul Denzel Dumfries, Demi Skema Jose Mourinho?

3 June 2026

Usai Eks Kepala BGN Ditahan Kejagung, Prabowo: Saya Tidak Mau Uang Rakyat Dicuri

3 June 2026
Load More

Subscribe to our newsletter

Footer-Suara-Nusantara-Logo

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

  • Disclaimer
  • Karier
  • Kode Etik
  • Info Iklan
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
  • UU Pers

PLATFORM LAINNYA

  • marinus gea
  • storia studio
  • marinus-gea-logo
  • morege

IKUTI KAMI

© 2022 Suara Nusantara. All rights reserved.

 

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Login
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

©2025 SuaraNusantara.com