
Jakarta – SuaraNusantara
Fernando Alan Joshua Wowor tewas tertembak senjata api milik anggota Brimob Kelapa Dua, Depok, Briptu R, di parkiran Lipps Club Bogor, Jalan Sukasari, Bogor, Sabtu (20/1/2018) dini hari sekitar pukul 02.00 WIB.
Fernando (26) masih berstatus mahasiswa dan disebut-sebut sebagai kader Partai Gerindra dan merupakan salah seorang pengawal Prabowo Subianto. Kebenaran kabar tersebut belum dapat dikonfirmasi, namun dari akun facebook pribadi Fernando, diketahui dirinya pernah berjalan di samping Prabowo. Bahkan dia terlihat memayungi mantan Pangkostrad tersebut.
Dalam keterangan tertulis yang disebar ke kalangan wartawan, salah seorang rekan Fernando yang melihat langsung kejadian, Arif Rokhmanto, menceritakan kronologi sesungguhnya dari peristiwa penembakan tersebut
Diceritakan, awalnya Fernando bersama empat temannya (bukan tiga sebagaimana diberitakan sebelumnya) sesama kader Partai Gerindra tiba di parkiran depan Lipps sekitar pukul 02.00 WIB. Keempat rekan Fernando, masing-masing Arief Rochmawan, Rizki Bayu Perdana, Rio Andika Putra Perdana, dan Arli Marasut.
Sebenarnya mereka hendak mampir ke Dunkin Donuts, namun oleh petugas parkir diarahkan menuju parkiran Lipps.
“Tujuan hanya ingin memarkirkan mobil karena tujuan sebenarnya ke Dunkin Donuts. Kami diarahkan oleh tukang parkir Lips untuk masuk ke parkiran tersebut,” kata Arif Rokhmanto
Saat mobil hendak masuk itulah, mobil yang mereka tumpangi terhalang oleh pengendara motor. Terjadilah perdebatan antara dengan pengendara motor tersebut.
Di tengah perdebatan yang makin memanas, Briptu R yang mengendarai motor BMW berwarna abu-abu mengeluarkan senjata jenis Blok 17 dan menodongkannya ke kepala Arif.
“Spontanitas teman saya mencoba untuk melerai dan mengalihkan senjata tersebut, dan terjadilah kisruh. Dan tiba-tiba senjata meletus yang menyebabkan teman kami (Fernando) tertembak, dan seketika meninggal di tempat,” kata Arief.
Sebelumnya, Kabid Kum Polda Jabar, Kombes Pol Iksantyo Bagus Pramono di Mako Polres Bogor Kota Sabtu (20/1/2018), membenarkan ada anggotanya yang melakukan penembakan hingga mengakibatkan seorang tewas. Dia juga menjelaskan, dalam keributan tersebut, Briptu R juga mengalami luka parah hingga kritis akibat dikeroyok oleh rekan-rekan korban.
“Anggota kami masih dirawat di RS Kramat Jati, karena kritis,” ujarnya.
Penulis: Yono D

















