Suaranusantara.com – Semarak bulan suci Ramadan dilakukan oleh setiap muslim di dunia, termasuk di Indonesia yang sudah menjadi kebiasaan untuk melakukan ngabuburit menanti kumandang adzan maghrib sembari berburu takjil atau menu makanan untuk berbuka puasa.
Beragam menu takjil disajikan, namun yang selalu tersedia adalah aneka gorengan yang menjadi daya tarik para pemburu takjil.
Dilansir dari Klik Dokter, berikut ini adalah tips cara aman mengkonsumsi gorengan selama puasa agar terhindar dari radang tenggorokan.
- Buatlah gorengan sendiri di rumah
Membuat sendiri gorengan untuk berbuka puasa, tentunya dapat menjamin kebersihannya. Selain itu, dapat memilih jenis minyak goreng yang lebih sehat dibandingkan minyak yang digunakan para pedagang gorengan, misalnya bisa menggunakan olive oil. Meskipun harganya lebih mahal, akan tetapi minyak ini adalah jenis minyak yang paling sehat. - Jangan terlalu lama menggoreng makanan
Menurut penelitian, semakin panas temperatur yang digunakan akan membentuk suatu senyawa yang dinamakan akrilamida, yang berkaitan dengan meningkatnya faktor risiko penyakit jantung dan kanker. Ketika warna gorengan telah menjadi cokelat keemasan, adalah kondisi terbaik untuk angkat gorengan dari penggorengan. - Jangan gunakan minyak yang sudah berubah warna
Tidak menggunakan ulang minyak goreng yang telah digunakan, bahkan yang sudah berubah warna menjadi kecokelatan atau hitam pekat. Anda dapat mengganti minyak goreng setelah 3 kali pakai atau saat sudah berubah warna. - Keringkan gorengan dengan menggunakan tisu makanan
Tempelkan sisa-sisa minyak dikertas tisu makanan terlebih dahulu sebelum dikonsumsi. Hal ini supaya sisa-sisa minyak terserap dan mengurangi jumlah minyak yang Anda konsumsi.
Gorengan adalah makanan yang sangat menggugah selera, namun jika dikonsumsi dalam jumlah yang terlalu banyak, maka akan tetap berdampak buruk bagi kesehatan, meskipun sudah diolah dengan baik menggunakan cara dan bahan terbaik.
Sehingga sangat perlu untuk mengombinasikan gorengan dengan makanan sehat lainnya saat berbuka puasa.(ADT)


















Discussion about this post