Suara Nusantara.com – Bupati Lebak, Iti Octavia Jayabaya memperbolehkan Aparatur Sipil Negara (ASN) memakai kendaraan dinas untuk melakukan perjalanan mudik ke kampung halaman saat hari raya Idul Fitri.
Iti mengatakan, dibandingkan ditinggal pergi berlama-lama oleh ASN, lebih baik kendaraan dinas tersebut digunakan oleh para abdi negara.
“Boleh dipakai, karena yang penting harus dirawat. Jangan dipakai untuk ugal-ugalan ya,” kata Iti kepada wartawan, di Plaza Lebak, Mandala, Kamis (6/4/2023).
Menurut Ketua DPD Partai Demokrat Banten ini, ada risiko yang dikhawatirkan apabila kendaraan dinas justru ditinggal ASN dalam waktu yang cukup lama.
“Ditaruh di satu kawasan tertentu, misalnya di sini kan harus berapa orang yang jaganya? Dan enggak bisa kita, karena orang juga kan ada lengahnya. Lebih baik dipegang saja lah, jadi kan masing-masing akan punya tanggung jawab,” ujar Iti.
Seandainya, sambung Itu, kendaraan dinas tersebut mengalami kerusakan atau bahkan hilang saat dipakai, ada mekanisme Tuntutan Perbendaharaan dan Tuntutan Ganti Rugi (TPTGR). Pegawai wajib mengganti rugi terhadap kerusakan.
“Disidang dan harus ganti rugi, karena itu kan aset punya pemerintah,” pungkasnya.(Def)


















Discussion about this post