SuaraNusantara.com – Lembaga Survei Indikator Politik Indonesia kembali merilis hasil survei elektabilitas calon presiden 2024.
Hasilnya elektabilitas Ganjar Pranowo melonjak tinggi pasca deklarasi PDI Perjuangan dan hampir mengalahkan Prabowo Subianto
Survei dilakukan dari periode 30 April -5 Mei 2023 dengan metode random telepon acak. Survei mendapati 1200 orang, margin of error 2,9%. dengan simulasi 19 nama paslon.
“Hasilnya Ganjar 29% Prabowo 24 % Anis 15% dan nama-nama lain dibawah 10%,” ujar Buhanuddin Mutahdi dilansir dari Youtube Indikator Politik Indonesia
Burhanuddin mengatakan dari hasil survei itu dapat dilihat elektabiltas Ganjar melonjak tinggi pasca deklarasi PDIP. Ia melihat kenaikan elektabilitas Ganjar karena publik sudah lupa peristiwa pembatalan Indonesia tuan rumah Piala Dunia.
“Suara Ganjar itu rebound di survei pascadeklarasi pdip maupun ppp rebondnya cukup tajam dr 19,8 naik tapi juga diikuti tren Prabowo naik, mereka mulai melupakan, mereka mulai lihat ganjar lagi, tapi tidak menurunkan elektabilitas Prabowo, sementara pada Anies tren penurunan sehingga terlihat tren rebound terhadap elektabilitas Ganjar Pranowo,” ujarnya.
Sementara jika hasil dari Survei 19 nama dikerucutkan jadi 3 nama. Burhanuddin mengatakan elektabilitas Prabowo mengalahkan Ganjar
“nah bagaimana kalau 3 nama, begini, mungkin ad yang bertanya knp suara Prabowo naik kemungkinan nama-nama bacapres di 19 nama yg tdk kita sertakan di simulasi 3 nama banyak yg lari ke Prabowo drpd Ganjar, meskipun selisihnya dlm margin of error,” tuturnya
Lalu bagaimana dengan elektabilitas Anies ?
“Nah sura Anies juga naik dr 15 menjadi 21 meski ada tren pelemahan tp anies masih tidak cukup signifikan,” tutup Burhanudin. (edw)


















Discussion about this post