Suaranusantara.com- Litbang Kompas baru saja mengeluarkan hasil survei terkait Pilpres 2024. Dalam survei tersebut, pasangan Ganjar Mahfud menunjukkan penurunan signifikan.
Mereka kini berada di posisi ketiga dengan dukungan sebesar 15,3 persen, tergeser oleh pasangan Anies Muhaimin yang berada di urutan kedua dengan elektabilitas 16,7 persen.
Sementara itu, pasangan Prabowo Gibran mengalami peningkatan drastis dalam elektabilitasnya dan menduduki posisi teratas dengan dukungan mencapai 39,3 persen.
Dari hasil survei ini terlihat sebagian pendukung Ganjar telah beralih dukungan ke pasangan Prabowo Gibran, hal ini dikaitkan dengan kedekatan sosok Jokowi sebagai figur ayah bagi Gibran.
Perpindahan suara ini terjadi di beberapa provinsi di Indonesia, seperti Sumatera Utara, Lampung, Nusa Tenggara Timur, dan Papua.
Adapun penurunan elektabilitas Ganjar Mahfud hingga 10 persen di luar Pulau Jawa tercatat di wilayah Sumatera, Bali-Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, dan Maluku-Papua.
Sementara di Pulau Jawa, Ganjar Mahfud tampaknya juga mengalami penurunan dukungan di Jawa Barat, Banten, dan Jawa Timur yang semakin diungguli oleh pasangan Prabowo Gibran.
Meski begitu, di Jawa Tengah, Ganjar Mahfud masih mendominasi dengan dukungan mencapai 31,6 persen, meskipun elektabilitas pasangannya tergolong rendah di daerah tersebut.
Ini adalah ringkasan hasil survei terbaru Litbang Kompas:
Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar:
Survei Agustus 2023
Jawa: 16,7 persen
DKI Jakarta: 42,5 persen
Banten: 23,3 persen
Jawa Barat: 27,2 persen
Jawa Tengah: 1,6 persen
DI Yogyakarta: 5,3 persen
Jawa Timur: 10,9 persen
Sumatera: 26,1 persen
Bali-Nusa Tenggara: 11,0 persen
Kalimantan: 16,3 persen Sulawesi: 20,6 persen
Maluku-Papua: 31,4 persen
Survei Desember 2023
Jawa: 15,6 persen
DKI Jakarta: 28,6 persen
Banten: 16,7 persen
Jawa Barat: 27,3 persen
Jawa Tengah: 4,1 persen
DI Yogyakarta: 10,0 persen
Jawa Timur: 10,0 persen
Sumatera: 23,0 persen
Bali-Nusa Tenggara: 6,0 persen
Kalimantan: 19,8 persen Sulawesi: 16,7 persen
Maluku-Papua: 14,0 persen
Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka:
Survei Agustus 2023
Jawa: 28,8 persen
DKI Jakarta: 17,5 persen
Banten: 37,0 persen
Jawa Barat: 35,4 persen
Jawa Tengah: 19,6 persen
DI Yogyakarta: 26,3 persen
Jawa Timur: 28,2 persen
Sumatera: 32,7 persen
Bali-Nusa Tenggara: 36,6 persen
Kalimantan: 40,7 persen
Sulawesi: 37,1 persen
Maluku-Papua: 27,5 persen
Survei Desember 2023
Jawa: 36,7 persen
DKI Jakarta: 26,8 persen
Banten: 50,0 persen
Jawa Barat: 38,1 persen
Jawa Tengah: 29,6 persen
DI Yogyakarta: 40,0 persen
Jawa Timur: 40,9 persen
Sumatera: 37,1 persen
Bali-Nusa Tenggara: 57,8 persen
Kalimantan: 42,0 persen
Sulawesi: 46,9 persen
Maluku-Papua: 42,0 persen
Ganjar Pranowo-Mahfud MD:
Survei Agustus 2023
Jawa: 39,6 persen
DKI Jakarta: 25,0 persen
Banten: 30,1 persen
Jawa Barat: 26,0 persen
Jawa Tengah: 62,0 persen
DI Yogyakarta: 57,9 persen
Jawa Timur: 41,1 persen
Sumatera: 21,5 persen
Bali-Nusa Tenggara: 42,7 persen
Kalimantan: 26,7 persen
Sulawesi: 25,8 persen
Maluku-Papua: 35,3 persen
Survei Desember 2023
Jawa: 18,4 persen
DKI Jakarta: 19,6 persen
Banten: 11,1 persen
Jawa Barat: 8,2 persen
Jawa Tengah: 31,6 persen
DI Yogyakarta: 20,0 persen
Jawa Timur: 18,6 persen
Sumatera: 5,8 persen
Bali-Nusa Tenggara: 27,7 persen
Kalimantan: 8,6 persen
Sulawesi: 10,4 persen
Maluku-Papua: 18,0 persen.


















Discussion about this post