Suaranusantara.com – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) merespon pernyataan Ketua Umum Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang mengatakan Demokrat bakal hancur lebur jika masih di koalisi lama.
Wasekjen PKB, Syaiful Huda mengatakan hal demikian hanya alibi AHY, sebab Demokrat mengalami penurunan kursi di DPR RI.
“Ya saya kira itu ada dua hal, satu itu alibinya AHY saja, sebenarnya secara kepartaian yang relatif mengalami penurunan kursi yang cukup tajam ya Demokrat. Hilang 10 kursi, artinya AHY sedang membikin alibi untuk kira-kira bahwa sebenarnya ada fakta penurunan kursi yang cukup signifikan dari Demokrat,” kata Huda, Minggu (24/3/2023).
Sebaliknya, kata Huda partai di Koalisi Perubahan malah mengalami kenaikan kursi seperti NasDem, PKS dan PKB.
“Karena kalau Koalisi Perubahan hancur lebur, sebaliknya, yang terjadi di partai Koalisi Perubahan terjadi kenaikan kursi yang signifikan, PKB 10 kursi, NasDem 10 kursi, PKS 3 kursi kenaikannya,”katanya.
Karena itu, Huda mempertanyakan sasaran pernyataan AHY. Menurut dia, AHY membicarakan diri sendiri.
“Jadi saya tidak tahu alamat hancur leburnya itu kepada siapa. Jadi kalau ada tudingan begitu Mas AHY sedang menuding dirinya sendiri menurut saya. Karena kami sedang mengalami kenaikkan di dalam koalisi perubahan itu yang pertama,” ucapnya.
Sebelumnya, Ketua Umum Partai Demokrat, AHY menyatakan keputusan partainya mendukung capres Prabowo Subianto adalah jalan terbaik.
“Dapat saya simpulkan ini semua adalah jalan terbaik yang diberikan Allah SWT kepada kita semua, banyak sekali hikmahnya sekali lagi kita bayangkan coba kita masih di tempat yang lama, hancur lebur betul?” kata AHY, Sabtu (23/3/2024).


















Discussion about this post