Suaranusantara.com – Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla (JK) memberi respon menohok terdapat pernyataan Luhut Binsar Pandjaitan yang berpesan ke Prabowo Subianto untuk tidak membawa orang toxic ke kabinetnya.
Menurut JK, hal yang perlu menjadi perhatian khusus harusnya ialah tidak membawa orang yang tidak melaksanakan Undang-Undang Dasar.
“Pertama saya tidak mengerti soal toxic. Yang saya pahami siapa saja yang tidak melaksanakan Undang-undang Dasar pasal 33 untuk kepentingan rakyat juga tidak boleh, lebih keras malah itu,” kata JK.
Dia mengatakan orang yang melanggar UUD itu lebih buruk dari orang toxic.
“Siapa yang melanggar, tidak melaksanakannya untuk kepentingan rakyat, tidak boleh. Itu lebih dibanding yang tidak toxic, lebih tidak boleh,” ucapnya.


















Discussion about this post