SuaraNusantara.com- Usai santer kabar Raffi Ahmad dipasangan dengan Dico Ganinduto di Pemilihan Gubernur Jawa Tengah (Pilgub Jateng).
Kini beredar kabar bahwa Raffi Ahmad bakal dipasangkan dengan Ridwan Kamil di Pilgub Jakarta.
Soal Raffi Ahmad yang disebut bakal dipasangkan dengan Ridwan Kamil di Pilgub Jakarta disampaikan oleh Ketua DPP Bidang Pemenangan Pemilu Wilayah Jawa I Partai Golkar, MQ Iswara, Selasa 21 Mei 2024.
Iswara menegaskan bahwa Partai Golkar telah menerima dua surat tugas sekaligus dari Partai Golkar, yakni untuk Pilkada Jakarta maupun Jawa Barat (Jabar).
Baca Juga: Raffi Ahmad Dikabarkan Bakal Maju di Pilgub Jateng, Gibran Ogah Sebut Nama Sang Artis
“Pak Ridwan Kamil memang mendapat dua surat penugasan untuk menjadi bakal calon kepala daerah, yaitu di Jakarta dan Jawa Barat,” tegasnya.
Adapun keputusan akan dipasangkan dengan siapa nantinya bakal diputuskan usai melakukan komunikasi dengan pimpinan partai.
“Keputusan akan ditugaskan di mana dan berpasangan dengan siapa, tentunya Ketua Umum yang akan memutuskan setelah berkomunikasi dengan pimpinan partai-partai lain,” kata Iswara.
Dan soal bakal dipasangkannya Ridwan Kamil dengan Raffi masih memungkinkan.
“Tentang pasangannya, sampai hari ini dengan siapapun masih mungkin, termasuk dengan Raffi Ahmad,” kata Sekretaris DPD Partai Golkar Jawa Barat ini.
Dipasankannya Ridwan Kamil dengan Raffi Ahmad di Pilgub Jakarta, membuat pengamat Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion, Dedi Kurnia Syah memberikan pandangannya.
Dedi menilai Partai Golkar harus memperhitungkan jumlah kursi untuk mengusung calon gubernur atau wakil gubernur pada Pilgub 2024, baik di Jawa Barat maupun di Jakarta.
Kata Dedi, hal ini lantaran Golkar tidak mampu mengusung pasangan calon gubernur dan wakil gubernur sendirian pada Pilgub 2024 di dua provinsi tersebut.
“Jika melihat komposisi di Jakarta, Golkar tidak miliki kecukupan dukungan usung cagub sendiri. Peluang Golkar mungkin hanya di cawagub,” kata Dedi dalam keterangan pada Selasa 21 Mei 2024.
Bahkan kata Dedi, Kang Emil sapaan akrab Ridwan Kamil mengaku tak memiliki basis suara di Jakarta.
Lalu untuk Raffi Ahmad, sang artis belum pernah terjun ke politik sehingga elektabilitasnya belum teruji.
Dengan memasangkan Kang Emil dan Raffi Ahmad maka disebut Dedi hanya sekedar angan-angan yang sulit terealisasi.
“Sehingga memasangkan Ridwan Kamil dengan Raffi Ahmad di Jakarta, rasanya masih angan-angan yang sulit terealisasi,” katanya.
Kemudian, jika keduanya di Jawa Barat (Jabar) juga akan terlalu tidak efektif.
Sebab, Jabar sudah cukup dengan Ridwan Kamil yang hingga saat ini unggul sehingga kehadiran Raffi tidak akan berpengaruh besar.
“Terlebih dari sisi kapasitas kepemimpinan, Raffi jelas tidak miliki catatan. Ridwan dengan siapapun akan potensial, sehingga akan lebih baik dipasangkan dengan tokoh yang memang punya kapasitas, meskipun dari sisi popularitas masih kurang,” pungkasnya.


















Discussion about this post