SuaraNusantara.com- Nama Kaesang Pangarep masib terus diperbincangkan sebab dirinya dikabarkan bakal maju di Pilgub 2024.
Terlebih nama Kaesang viral lantaran posternya beredar luar di media sosial bersama Budisatrio Djiwandono maju di Pilgub 2024.
Kaesang sendiri untuk rekam jejak politik masih terbilang baru karena baru mulai terjun pada 2023 lalu di mana dia masuk sebagai kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI).
Lalu selang beberapa waktu, Kaesang didapuk sebagai Ketum PSI.
Publik pun mencoba menakar kekuatan Kaesang di PSI yang dikabarkan maju Pilgub 2024, dilihat partai yang dia pimpin belum bisa masuk ke Senayan.
Sebagai informasi, pada pemilu 2024 PSI gagal lolos parliamentary threshold dan dipastikan tidak akan duduk di kursi parlemen pada periode 2024-2029.
Selain itu perolehan suara di daerah juga tidak naik secara signifikan. Di Depok, misalnya, PSI hanya memperoleh 1 kursi.
Padahal Kaesang adalah putra bungsu Jokowi dan merupakan adik dari wakil presiden terpilih, Gibran Rakabuming Raka.
Sementara itu di DKI Jakarta, kendati belum final karena masih menunggu putusan Mahkamah Konstitusi (MK), kursi PSI di DPRD DKI Jakarta diperkirakan tidak akan bertambah signifikan.
Penghitungan dengan metode sainte league, kursi PSI 2024-2029 bakal sama dengan periode 2019-2024 yakni 8 kursi.
Adapun di Kota Bekasi, PSI hanya memperoleh 2 kursi. Jumlah itu sangat timpang dibandingkan dengan PDIP yang mampu meraup 9 kursi.
Sedangkan di Kota Surabaya, suara PSI naik cukup signifikan. PSI memperoleh 5 kursi di DPRD Kota Surabaya.
Itu artinya bisa dibilang PSI sendiri belum terlalu kuat walau dipimpin oleh putra Presiden.
*


















Discussion about this post