Suaranusantara.com- Terpantau kediaman Ketua Umum (Ketum) PDI Perjuangan di Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat hingga Minggu malam 23 Februari 2025 masih terus ramai didatangi para elite PDI Perjuangan.
Elite PDI Perjuangan yang terlihat mendatangi kediaman Megawati pada Minggu malam di antaranya Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Luar Negeri Ahmad Basarah, Ketua DPP Bidang Hukum, HAM, dan Advokasi Rakyat, Yasonna Laoly mendatangi kediaman Megawati.
Ahmad Basarah diketahui sudah dua kali datangi kediaman Megawati. Dia diketahui datang pada Sabtu siang bersama elite PDI Perjuangan lainnya.
Lalu nampak Wakil Bendahara Umum (Wabendum) PDIP, Rudianto Tjen, menyambangi rumah Megawati.
Sebelumnya, pada Minggu siang sejumlah elite PDI Perjuangan mendatangi kediaman Presiden ke 5 RI itu.
Terlihat pada Minggu siang seperti MY Esti Wijayati, Sukur Nababan, Ronny Talapessy hingga Wasekjen PDIP Sadarestuwati.
Tak cuma pada Minggu saja, sejak Sabtu siang 22 Februari 2025 kediaman Megawati didatangi para elite PDI Perjuangan.
Mereka yang datang pada Sabtu siang seperti Adian Napitupulu, Komaruddin Watubun, Ronny Talapessy, Ahmad Basarah.
Selain elite PDI Perjuangan, politikus PDIP mantan Menteri PPA Bintang Puspayoga juga terlihat tiba di kediaman Megawati.
Lantas apa sih yang terjadi di kediaman Megawati hingga membuat para elite PDI Perjuangan terus berdatangan ke sana?
Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Keanggotaan dan Organisasi Sukur Nababan dalam kesempatan ditemui awak media mengatakan bahwa dirinya bersama elite partai dan Megawati hanya sekedar ngopi bareng saja.
Selebihnya, Sukur enggan mengungkapkan alasan mendatangi kediaman Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri di di Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta, Minggu malam.
Sukur mengungkapkan tidak ada arahan khusus dari Megawati dalam pertemuan tersebut.
“Enggak ada, ngopi saja,” kata Sukur pada Minggu malam 23 Februari 2025.
Sukur mengungkapkan dirinya bersama pengurus lain juga tidak membahas hal khusus bersama Megawati.
“Enggak ada, saya kan ngopi di dalam,” singkatnya.
Adapun para elite PDI Perjuangan mendatangi kediaman Megawati usai instruksi soal retreat yang meminta seluruh kepala daerah dari partai berlambang banteng moncong putih itu untuk tidak ikut. Instruksi diterbitkan selang beberapa jam usai Sekjen PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto ditahan KPK pada Kamis 20 Februari 2025 lalu.

















Discussion about this post