Suaranusantara.com – Tottenham Hotspur akan berhadapan dengan Southampton di Liga Primer Inggris pada Minggu, 6 April 2025, pukul 20. 00 WIB.
Kiprah singkat Southampton di Liga Primer Inggris musim ini bisa berakhir lebih cepat dari yang dibayangkan, jika mereka kalah dari Tottenham Hotspur.
The Saints dipastikan turun kasta ke Championship, apalagi jika di laga lain Wolverhampton Wanderers berhasil mengalahkan Ipswich Town sehari sebelumnya.
Southampton semakin terpuruk usai hanya meraih hasil imbang 1-1 melawan Crystal Palace di tengah pekan, disusul kekalahan Tottenham dari Chelsea dengan skor tipis 1-0.
Situasi ini membuat kedua tim sama-sama berada dalam krisis performa, namun bagi Southampton, laga di London Utara nanti bisa menjadi vonis akhir.
Tottenham dalam Krisis, Southampton di Ujung Jurang
Musim ini jauh dari kata mulus bagi Tottenham. Selain tampil angin-anginan di Liga Primer, harapan mereka untuk meraih trofi hanya tersisa di ajang Liga Europa.
Satu-satunya “piala” yang diterima fans Spurs sejauh ini adalah momen kontroversial pelatih Ange Postecoglou saat menangkupkan tangan ke telinga suporter di laga kontra Chelsea.
Kekalahan dari Chelsea kian memperburuk tren negatif Tottenham. Enzo Fernandez menjadi mimpi buruk mereka di Derby London setelah mencetak gol penentu kemenangan.
Sementara itu, satu-satunya harapan Spurs untuk menyamakan kedudukan melalui gol Pape Sarr harus sirna setelah VAR menganulirnya, memicu keluhan keras dari Postecoglou pascalaga.
Saat ini, Tottenham masih tertahan di peringkat ke-14 klasemen dengan hanya meraih satu kemenangan dari 10 laga kandang terakhir mereka di Liga Primer.
Namun, laga melawan Southampton bisa menjadi kesempatan emas bagi Spurs untuk bangkit, terutama dengan duel perempat final Liga Europa melawan Eintracht Frankfurt yang sudah di depan mata.
Southampton: Musim Penuh Bencana
Bagi Southampton, musim ini bagaikan mimpi buruk yang tak kunjung usai. Bahkan ketika mereka hampir meraih kemenangan atas Crystal Palace, gol penyama kedudukan Matheus França di menit ke-92 menghancurkan harapan mereka.
Jika skenario terburuk terjadi, Southampton akan mencetak rekor sebagai tim yang terdegradasi paling cepat dalam sejarah Premier League, melampaui Derby County (2007/08) dan Huddersfield Town (2018/19) yang terdegradasi di pekan ke-32.
Dengan hanya mengoleksi 10 poin sejauh ini, mereka bahkan berpotensi menyelesaikan musim sebagai tim dengan performa terburuk dalam sejarah Liga Primer.
Lebih buruk lagi, mereka harus menghadapi Tottenham dengan rekor pertemuan yang mengerikan. Pada pertemuan pertama musim ini, Spurs membantai Southampton 5-0. Selain itu, The Saints selalu kebobolan dalam 15 laga tandang terakhir mereka melawan Tottenham.
Kondisi Skuad: Tottenham Tanpa Cedera Baru, Southampton Kehilangan Pemain Kunci
Dalam konferensi pers sebelum laga, Postecoglou mengonfirmasi bahwa tidak ada tambahan pemain yang mengalami cedera. Bek Micky van de Ven hanya mengalami kram ringan dan diperkirakan siap bermain.
Sementara itu, Richarlison yang sempat absen karena cedera betis berpeluang kembali tampil. Namun, Radu Dragusin (ACL), Dejan Kulusevski (cedera kaki), dan Kevin Danso (hamstring) masih harus menepi.
Southampton, di sisi lain, kehilangan beberapa pemain kunci. Flynn Downes absen karena akumulasi kartu, sementara Juan Larios, Ross Stewart, dan Will Smallbone masih dalam pemulihan cedera. Selain itu, Paul Onuachu juga diragukan tampil setelah mengalami cedera pergelangan kaki saat melawan Crystal Palace.
Prediksi Susunan Pemain
- Tottenham Hotspur (4-3-3):
Vicario; Porro, Romero, Gray, Udogie; Sarr, Bissouma, Maddison; Johnson, Solanke, Tel - Southampton (3-4-1-2):
Ramsdale; Harwood-Bellis, Bednarek, Bella-Kotchap; Sugawara, Aribo, Ugochukwu, Walker-Peters; Fernandes; Archer, Dibling
Prediksi Skor: Tottenham 3-0 Southampton
Dengan skuad yang lebih segar dan kedalaman tim yang lebih baik, Tottenham diperkirakan akan mengamankan kemenangan mudah atas Southampton.
Meskipun Spurs tampil buruk di tengah pekan, mereka masih memiliki cukup kualitas untuk menambah penderitaan Southampton dan sekaligus mengirim The Saints ke divisi Championship lebih cepat.


















Discussion about this post