Suaranusantara.com – Setelah ditinggal Xabi Alonso yang memilih hijrah ke Real Madrid, Bayer Leverkusen bergerak cepat dan resmi menunjuk Erik ten Hag sebagai pelatih kepala yang baru.
Pengangkatan Erik ten Hag diumumkan langsung oleh pihak klub Bayer Leverkusen. Direktur Olahraga Simon Rolfes menyebutkan bahwa, mantan pelatih Ajax dan Manchester United itu sebagai sosok dengan pengalaman dan prestasi luar biasa.
“Dengan Erik ten Hag, kami mendapatkan pelatih berpengalaman yang telah meraih enam trofi bersama Ajax. Tiga gelar liga dan dua piala domestik membuktikan dominasi Ajax di Belanda selama kepemimpinannya,” ujar Rolfes melalui situs resmi klub pada Selasa.
Tak hanya sukses di tanah kelahirannya, Ten Hag juga dianggap berhasil menangani Manchester United dalam kondisi sulit, termasuk mempersembahkan gelar untuk klub asal Inggris tersebut.
Target Tinggi Menanti
Rolfes menambahkan, Ten Hag tidak datang sekadar mengisi posisi kosong. Ia ditugaskan membawa Leverkusen bersaing di level tertinggi, Bundesliga, DFB Pokal, dan Liga Champions.
Ten Hag mengaku siap menghadapi tantangan besar tersebut dan mengungkapkan kekagumannya pada profesionalisme manajemen Leverkusen.
“Bayer 04 adalah salah satu klub top di Jerman dan Eropa. Klub ini memiliki infrastruktur dan visi luar biasa,” ungkap pelatih asal Belanda tersebut.
Ambisi Ten Hag di Tengah Masa Transisi
Ten Hag menyatakan kesiapannya untuk melanjutkan ambisi besar Leverkusen yang sudah dibangun dalam beberapa tahun terakhir.
Ia menyebut masa transisi ini sebagai peluang menarik untuk membentuk tim yang kuat dan penuh semangat juang.
“Saya datang ke Leverkusen untuk melanjutkan ambisi besar klub. Ini tantangan yang menarik, dan saya ingin membangun sesuatu yang hebat bersama tim,” tegasnya.
Rekam Jejak di MU dan Ajax
Ten Hag sebelumnya tidak memiliki klub usai berpisah dengan Manchester United awal musim ini akibat performa buruk di awal Liga Inggris.
Meski demikian, selama dua musim di Old Trafford, ia berhasil mempersembahkan dua trofi, Piala Liga Inggris musim 2022/23 dan Piala FA 2023/24.


















Discussion about this post