Suaranusantara.com – Arsenal dikabarkan mulai memantau kiper muda AC Milan, Lorenzo Torriani, yang baru berusia 20 tahun.
Penjajakan ini muncul di tengah ketidakpastian masa depan penjaga gawang utama Milan, Mike Maignan, yang kontraknya akan berakhir pada akhir musim ini.
AC Milan saat ini memprioritaskan pembahasan terkait kelanjutan karier Maignan.
Namun, manajemen klub juga mulai menyiapkan langkah antisipasi apabila kiper tim nasional Prancis tersebut memilih hengkang pada bursa transfer musim panas mendatang.
Selain fokus pada posisi kiper utama, situasi penjaga gawang muda Milan juga menjadi perhatian tersendiri. Salah satunya adalah Torriani, yang kini menarik minat Arsenal.
Mengutip laporan La Gazzetta dello Sport, The Gunners disebut tertarik memboyong Torriani dari San Siro.
Ketertarikan tersebut bukan tanpa alasan, mengingat Arsenal telah melihat langsung kualitas sang kiper dalam laga persahabatan kedua tim pada Juli lalu.
Dalam pertandingan yang berlanjut ke adu penalti di Singapura, Torriani tampil gemilang dengan menepis tiga tendangan penalti.
Ia sukses menggagalkan eksekusi Martin Odegaard, Reiss Nelson, dan Jakub Kiwior, sekaligus membawa timnya menang 6-5 dalam drama tos-tosan tersebut.
Meski demikian, ketertarikan Arsenal masih berada pada tahap awal. AC Milan sendiri tengah mempertimbangkan langkah terbaik untuk masa depan Torriani, yang merupakan produk akademi klub.
Saat ini, Torriani memperkuat Milan Futuro, tim U-23 AC Milan, yang berlaga di Serie D. Sepanjang musim ini, ia telah mencatatkan 10 penampilan di kompetisi liga.
Pihak Rossoneri dikabarkan tidak berencana meminjamkan Torriani pada bursa transfer Januari.
Sebaliknya, klub memilih menunggu hingga akhir musim untuk membahas rencana jangka panjang sang kiper.
Di kubu Arsenal, posisi penjaga gawang utama saat ini dipegang David Raya, yang unggul dari Kepa Arrizabalaga yang berstatus pinjaman dari Chelsea.
Meski Arsenal membuka peluang mendatangkan pesaing baru bagi Raya musim panas nanti, Torriani dinilai belum siap mengisi peran tersebut karena minimnya pengalaman di level tertinggi.
Arsenal diyakini melihat Torriani sebagai aset jangka panjang. Jika transfer terealisasi, klub London Utara itu kemungkinan akan mengembangkan sang kiper secara bertahap, termasuk dengan opsi peminjaman agar ia mendapatkan menit bermain yang lebih konsisten.


















Discussion about this post