Suaranusantara.com – Galatasaray akan menghadapi laga hidup mati saat menjamu AZ Alkmaar dalam leg kedua playoff Liga Europa di Rams Park, Jumat, 21 Februari 2025, pukul 00.45 WIB.
Kekalahan 1-4 di leg pertama membuat raksasa Turki harus menang dengan selisih tiga gol atau lebih untuk menjaga asa mereka di kompetisi ini.
Namun, sejarah tak berpihak kepada Cimbom. Dari 57 tim yang kalah dengan margin tiga gol atau lebih di leg pertama fase gugur Liga Europa, hanya satu yang berhasil melakukan comeback—Valencia pada 2014.
Di sisi lain, AZ Alkmaar datang ke Istanbul dengan kepercayaan diri tinggi. Dengan keunggulan agregat yang nyaman, mereka hanya perlu menjaga stabilitas permainan untuk memastikan tiket ke babak 16 besar.
Bermain di hadapan ribuan pendukung fanatik mereka, Galatasaray masih punya alasan untuk percaya. Klub berjuluk Cimbom ini telah mencetak tiga gol atau lebih dalam enam dari tujuh laga kandang terakhir di kompetisi Eropa.
Galatasaray juga menjadi tim tersubur di Liga Europa musim ini dengan torehan 20 gol, membuktikan kekuatan ofensif mereka.
Namun, lini pertahanan masih menjadi momok. Mereka telah kebobolan dalam 21 pertandingan Eropa terakhir, termasuk empat gol di leg pertama melawan AZ. Jika gawang mereka kembali bobol lebih dulu, kans untuk membalikkan keadaan semakin menipis.
Di kubu AZ Alkmaar, mereka datang ke laga ini dalam performa impresif. Klub Belanda itu meraih empat kemenangan beruntun di semua ajang, termasuk kemenangan telak atas Galatasaray pekan lalu.
Keuntungan lain bagi AZ adalah kondisi fisik mereka yang lebih prima. Eredivisie menunda laga mereka akhir pekan lalu, memberi waktu istirahat lebih untuk menghadapi tekanan tinggi di Istanbul.
Namun, AZ juga tidak boleh lengah. Pada laga tandang terakhir di Eropa, mereka sempat tertinggal 0-3 di babak pertama melawan Ferencvaros sebelum akhirnya menang 4-3. Ini menunjukkan bahwa mereka masih rentan jika terus ditekan.
Kembalinya Osimhen, Harapan Baru bagi Cimbom
Galatasaray mendapat suntikan tenaga dengan kembalinya Victor Osimhen dari skorsing UEFA. Striker asal Nigeria itu menunjukkan ketajamannya dengan dua gol saat melawan Rizespor di Super Lig akhir pekan lalu.
Namun, absennya Alvaro Morata dan Mauro Icardi akibat cedera tetap menjadi pukulan bagi Cimbom. Lini belakang mereka juga akan kehilangan Kaan Ayhan yang menjalani hukuman kartu merah.
Sementara itu, AZ Alkmaar akan kembali mengandalkan Troy Parrott. Striker asal Irlandia itu sedang dalam performa terbaik dengan 17 gol di semua kompetisi musim ini, termasuk tiga gol dalam tiga laga terakhir di Liga Europa.
Prediksi Susunan Pemain
- Galatasaray (4-2-3-1):
Muslera; Jelert, Sanchez, Bardakci, Kutlu; Torreira, Sara; Sallai, Mertens, Yilmaz; Osimhen - AZ Alkmaar (4-2-3-1):
Owusu-Oduro; Kasius, Beukema, Penetra, Wolfe; Clasie, Koopmeiners; Poku, Mijnans, Lahdo; Parrott
Prediksi Jalannya Pertandingan
Galatasaray diprediksi akan tampil menyerang sejak menit pertama, memanfaatkan atmosfer panas Rams Park untuk menekan AZ Alkmaar. Jika bisa mencetak gol cepat, momentum bisa berbalik ke pihak mereka.
Namun, tekanan tinggi juga bisa menjadi bumerang. AZ memiliki lini serang yang cukup cepat untuk mengeksploitasi ruang di lini belakang tuan rumah, terutama lewat Troy Parrott yang sedang dalam performa menanjak.
Jika AZ mampu mencetak satu gol tandang, harapan Galatasaray akan semakin sirna. Dengan kondisi ini, Cimbom mungkin bisa menang di kandang, tetapi mengejar defisit tiga gol tampaknya terlalu berat.
Prediksi Skor: Galatasaray 2-1 AZ Alkmaar (AZ Alkmaar lolos dengan agregat 5-3)
Galatasaray mungkin bisa meraih kemenangan tipis di Istanbul, tetapi peluang mereka untuk lolos tetap sangat kecil. AZ Alkmaar diprediksi akan mempertahankan keunggulan agregat dan melaju ke babak 16 besar.


















Discussion about this post