SuaraNusantara.com – Penolakan dan intimidasi dari sejumlah kelompok di Probolinggi untuk Greenpeace dinilai hal yang wajar.
Hal itu disampaikan Desmon J Mahesa, Wakil Ketua Komisi III DPR RI dari Fraksi Gerindra.
Sebelumnya dikabarkan bahwa aktivis Greenpeace dihadang oleh sejumlah kelompok di Probolinggi saat menuju ke Bali untuk kampanye di acara G20
Kata Desmon jika Greenpeace tidak ada intimidasu dan dikritik maka itu bukan Greenpeace
“Iya, biasa saja sebenarnya. Kalau Greenpeace tidak dikritik, tidak ditekan, itu bukan Greenpeace namanya. Negara mana pun, ya,” kata Desmond kepada wartawan di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (9/11/2022).
Lebih lanjut kata Desmon, imbauan yang dialamatkan ke Greenpeace agar tidak melakukan aksi di acara G20 untuk kampanye di acara KTT G20 merupakan hal yang wajar
“Biasa karena saya juga berasal dari sana dulunya kan. Ya kalau Greenpeace, Walhi, ya LSM-LSM itu ya pada saat dia protes negara di mana mereka protes dia resistensi, ya mereka nggak protes lagi,” kata Desmond.
Diketahui, aktivis Greenpeace Indonesia yang hendak menuju ke Bali dihadang sekelompok orang di Probolinggo. Rombongan puluhan orang itu pun dipaksa kembali dan tak dibolehkan melanjutkan perjalanan menuju Bali.(ifn)


















Discussion about this post