SuaraNusantara.com – Slamet Tohari atau Mbah Slamet adalah seorang dukun pengganda uang yang terlibat dalam kasus pembunuhan berantai di Desa Balun, Kecamatan Wanayasa, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, Indonesia.
Slamet Tohari diduga pembunuh 11 orang di Banjarnegara telah terungkap. Diketahui, Slamet Tohari membunuh lantaran ditagih korban yang dijanjikan uang bisa digandakan.
Warga Desa Balun, Kecamatan Wanayasa, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, dibuat geger dengan penemuan 11 mayat di kebun.
Mereka diduga merupakan korban pembunuhan dukun pengganda uang, Tohari (45) alias Mbah Slamet. Beberapa mayat terkubur dalam satu lubang.
Seperti diketahui, pada Sabtu (1/4/2023) polisi lebih dulu menemukan korban, PO (53), warga Sukabumi, Jawa Barat, yang dikubur di lokasi tersebut.
Pembunuhan terhadap PO sendiri, dilakukan secara sadis oleh pelaku yang merasa kesal karena ditagih hasil penggandaan uangnya.
Slamet mengaku, menjanjikan akan melipatgandakan uang korban yang telah disetorkan, dari Rp 70 juta menjadi Rp 5 miliar.
Pembunuhan itu terungkap berkat pesan WhatsApp korban kepada anaknya. Korban PO ditemukan oleh warga yang curiga melihat gundukan tanah, di tepi jalan setapak menuju hutan.
Usai gelaran konferensi Pers, Satreskrim Polres Banjarnegara kembali melakukan pengembangan dengan mendatangi sejumlah titik yang diduga tempat penguburan korban dari dukun pengganda uang ini.
Bersama dengan tim BPBD, SAR, RAPI Banjarnegara, dan PMI serta unsur terkait, ditemukan 11 orang yang sudah dikubur dalam di lubang berbeda dalam satu area.
Belum dipastikan indentitas para korban ini, namun saat ini Polisi masih terus melakukan pengembangan kasus pembunuhan sadis yang dilakukan oleh dukun pengganda uang di Banjarnegara. (RIFKY/M-UBL)


















Discussion about this post